Suara Misterius Bergema dari Lubang Hitam Terbesar, Ungkap Fenomena 200 Tahun Lalu

Sabtu, 01 Juli 2023 - 07:28 WIB
loading...
A A A
Lubang hitam lahir dari runtuhnya bintang raksasa dan tumbuh terus-menerus melahap gas, debu, bintang, dan lubang hitam lainnya di galaksi pembentuk bintang yang menampungnya. Jika lubang hitam tumbuh cukup besar, gesekan menyebabkan material yang berputar ke dalam rahangnya (disebut piringan akresi) memanas sedemikian rupa sehingga dapat mengungguli seluruh galaksi saat menembakkan sinar sinar-X berenergi tinggi yang kuat.

Petunjuk kebangkitan lubang hitam monster pertama kali muncul 30 tahun yang lalu, ketika sinar-X terdeteksi di antara cahaya yang dipancarkan oleh awan gas pusat galaksi. Dengan mengukur polarisasi sinar-X ini menggunakan satelit Imaging X-ray Polarimetry Explorer milik NASA, para peneliti mempersempit usia dan asal pancaran gelombang sinar-X kuat yang dikirim dari Sagitarius A* 200 tahun yang lalu.

Apa yang menyebabkan lubang hitam yang tidak aktif meletus begitu tiba-tiba tidak jelas. Namun, para ilmuwan menduga itu mungkin ada awan gas besar atau bintang masif, ditelan Sagitarius A* menjadi bahan yang cukup untuk menyala.

Baca juga; Ilmuwan Temukan Lubang Hitam Dorman yang Langka

“Ini menggambarkan peningkatan intensitas pancaran sinar-X ketika lubang hitam muncul dari keadaan diamnya. Ini seolah-olah satu cacing pendar yang tersembunyi di hutan tiba-tiba menjadi seterang Matahari,” kata para peneliti.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Misteri Dentuman di...
Misteri Dentuman di Cirebon Terungkap, Meteor Jatuh di Laut Jawa
Rekomendasi
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
Berita Terkini
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved