Bisa Picu Gempa, Gali Inti Bumi Jauh Lebih Sulit daripada Pusat Matahari

Kamis, 29 Juni 2023 - 10:44 WIB
loading...
A A A
“Di perbatasan mesosfer dan inti bumi lebih banyak mengalami perubahan daripada di permukaan bumi. Derajat perbedaan antar inti cair dengan mantel padat itu jauh lebih besar bedanya dibanding antar udara dengan permukaan tanah. Pusat bumi seperti mengandung sebuah asteroid. Karena itu, tingkat kesulitan penelitian tentang pusat Bumi itu jauh lebih rumit daripada meneliti pusat matahari.” tutur Hrvoje Tkalcic

Para peneliti menemukan, suhu di dalaman mantel Bumi itu mencapai 3.000 – 3.500 derajat Celcius, dengan nilai tekanan sekitar 125GPa, atau sekitar 12.500 unit tekanan atmosfer.

Suhu dan sifat materi lainnya seperti tingkat perubahan komposisi kimia dan kepadatannya akan mempengaruhi velocity atau kecepatan menembus bumi.

Menurut para peneliti, besar kemungkinan hal itu akibat pengaruh dari radioaktif dan suhu di perbatasan antara inti dan mantel Bumi.

“Peta penyebaran perubahan dari skema gambar adalah perubahan suhu yang merupakan satu hal yang sulit dipahami, namun, ia mendorong kita untuk mempertimbangkan faktor yang menyebabkan medan magnet bumi, dan pada inti Bumi di sana terdapat sebuah geodynamo, ujar Dr. Hrvoje Tkalcic
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Klaim AS Hendak Bunuh...
Klaim AS Hendak Bunuh Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved