Pertama Kali Pembangkit Listrik Tenaga Angin dan Matahari Kalahkan Batu Bara

Selasa, 27 Juni 2023 - 20:38 WIB
loading...
Pertama Kali Pembangkit...
Administrasi Informasi Energi (EIA) Amerika Serikat untuk pertama kali energi yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin dan Matahari mengalahkan Pembangkit Listrik Batu Bara. Foto/Luve Science
A A A
WASHINGTON - Administrasi Informasi Energi (EIA) Amerika Serikat untuk pertama kali energi yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin dan Matahari mengalahkan Pembangkit Listrik Batu Bara. Dalam lima bulan pertama tahun 2023 gabungan pembangkit listrik tenaga angin dan matahari menghasilkan 252 terawatt-jam (TWh).

Jumlah energi yang dihasilkan lebih besar dari pada jumlah energi listrik yang dihasilkan dari batu bara sebesar 249 TWh. Ini menandai pertama kalinya energi terbarukan mengungguli batu bara tanpa memasukkan hitungan pembangkit listrik tenaga air.

“Perkiraan resmi kami dari Electric Power Monthly menunjukkan bahwa gabungan pembangkit listrik dari angin dan matahari melebihi pembangkit dari batu bara pada Januari, Februari, dan Maret," kata Chris Higginbotham, juru bicara EIA kepada E&E News dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (27/6/2023).

Baca juga; China Ubah Gurun Pasir Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar, Luasnya 43.000 Km Persegi

Pencapaian tersebut merupakan konsekuensi dari terus menurunnya penggunaan batu bara di AS dan digantikan energi terbarukan dan sumber energi gas alam. Pada puncaknya pada tahun 2007, batu bara menyumbang 49,9% dari produksi energi AS.

AS telah menghentikan sekitar 14 gigawatt kapasitas batubaranya atau kira-kira 7% dari armada batubaranya sejak awal tahun 2022. Menurut pelacak emisi Carbon Monitor, sejak April 2022, emisi bahan bakar fosil AS telah menurun sebesar 5,6%.

Perubahan ini mencerminkan pergeseran fokus kebijakan energi AS ke arah sumber energi yang lebih netral karbon. "Kami berharap bahwa AS akan menghasilkan lebih sedikit listrik dari batu bara tahun ini," kata Joe DeCarolis, administrator EIA.

Namun, bahan bakar fosil masih mendominasi pembangkit listrik AS. Gas alam masih menjadi sumber energi terbesar di negara ini, terhitung sekitar 39% dari listrik AS pada tahun 2022. Diperkirakan akan turun menjadi 38% tahun ini dan 37% pada tahun 2024.

Baca juga; Kairyu Pembangkit Listrik Bawah Laut Buatan Jepang Siap Dikomersialkan

“Karena penyedia listrik menghasilkan lebih banyak listrik dari sumber terbarukan. Kami melihat listrik yang dihasilkan dari penurunan batu bara selama satu setengah tahun ke depan,” ujar Joe DeCarolis.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Rekomendasi
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved