Kabut Asap Terparah Diprediksi Akan Terjadi Tahun ini

Minggu, 25 Juni 2023 - 07:44 WIB
loading...
A A A
Laporan tersebut menghubungkan peristiwa kabut asap pada tahun 2015 dan 2019 dengan lonjakan fenomena cuaca yang lebih kering dari El Nino dan Bipolar Samudra Hindia.

Ketua SIIA, Associate Professor Simon Tay yang mengarahkan publikasi laporan tersebut mengatakan, kabut tebal tahun ini mirip dengan yang dialami Singapura pada 2015 dan 2019, ketika kabut tebal berlangsung selama beberapa hari.

Laporan tersebut juga mempertimbangkan kebijakan pemerintah untuk mencegah kebakaran dan kabut asap, selain menekankan komitmen pejabat dari Indonesia dan Malaysia untuk memperbaiki sistem pengelolaan lahan dan sumber daya untuk mencegah kebakaran dan deforestasi.

Tay juga menekankan bahwa ada kerja sama yang lebih positif di antara negara-negara ASEAN selatan, termasuk Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand, ketika para menteri dan pejabat senior tiba di Singapura untuk pertemuan tentang polusi asap lintas batas pada 8 Juni.

“Dulu, ketika ada situasi darurat seperti itu, kami melihat sinyal yang sangat bertentangan. Ketika kebakaran pertama terjadi kali ini, kami berharap dialog, berbagi informasi, dan kerja sama ini akan terus berlanjut," katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved