Es Laut Antartika Menghilang, Kondisinya Sangat Kritis
Kamis, 22 Juni 2023 - 14:02 WIB
loading...
Es laut Antartika. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Es laut pantai Antartika menghilang dengan kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya. Berdasarkan gambar satelit, Antartika dalam masalah serius.
Peter Fretwell, ilmuwan dari British Antartika Survey (BAS) mengatakan, berdasarkan gambar satelit pada akhir 2022 dan awal 2023, es laut pantai Antartika yang diamati menghilang dengan kecepatan yang belum pernah terlihat.
"Pantai Antartika telah menghilang sebulan demi bulan, dengan kecepatan yang belum pernah dilihat sebelumnya," katanya, dilansir dari laman Space, Kamis (22/6/2023).
Baca juga: Gawat! Gunung Es Antartika Terbelah Dua Dijelaskan dia, pada pertengahan Juni 2023, luas es laut di Antartika adalah sekitar 0,9 juta mil persegi (2,28 juta kilometer persegi) di bawah rata-rata, dari 1981 hingga 2010.
Menurut Otoritas Cuaca Met Met Office, es laut di Antartika sekitar 0,4 Juta mil persegi (1,15 juta km persegi) di bawah rekor terendah Juni sebelumnya dari 2019.
"Perkembangan ini merupakan penyimpangan yang mengkhawatirkan dari tren sebelumnya yang membuat Antartika bertahan cukup stabil terhadap perubahan iklim yang berkembang," sambungnya.
Dilanjutkan dia, para ilmuwan khawatir bahwa benua paling selatan itu sedang mencapai titik kritisnya, titik di mana tidak ada pengembalian di mana ekosistem kutub tidak akan mampu bertahan hidup.
Peter Fretwell, ilmuwan dari British Antartika Survey (BAS) mengatakan, berdasarkan gambar satelit pada akhir 2022 dan awal 2023, es laut pantai Antartika yang diamati menghilang dengan kecepatan yang belum pernah terlihat.
"Pantai Antartika telah menghilang sebulan demi bulan, dengan kecepatan yang belum pernah dilihat sebelumnya," katanya, dilansir dari laman Space, Kamis (22/6/2023).
Baca juga: Gawat! Gunung Es Antartika Terbelah Dua Dijelaskan dia, pada pertengahan Juni 2023, luas es laut di Antartika adalah sekitar 0,9 juta mil persegi (2,28 juta kilometer persegi) di bawah rata-rata, dari 1981 hingga 2010.
Menurut Otoritas Cuaca Met Met Office, es laut di Antartika sekitar 0,4 Juta mil persegi (1,15 juta km persegi) di bawah rekor terendah Juni sebelumnya dari 2019.
"Perkembangan ini merupakan penyimpangan yang mengkhawatirkan dari tren sebelumnya yang membuat Antartika bertahan cukup stabil terhadap perubahan iklim yang berkembang," sambungnya.
Dilanjutkan dia, para ilmuwan khawatir bahwa benua paling selatan itu sedang mencapai titik kritisnya, titik di mana tidak ada pengembalian di mana ekosistem kutub tidak akan mampu bertahan hidup.
Lihat Juga :