Ilmuwan NOAA Umumkan El Nino Bertahan hingga 2024

Selasa, 20 Juni 2023 - 07:27 WIB
loading...
Ilmuwan NOAA Umumkan...
Ilustrasi gelombang laut. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - Para ilmuwan dari Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) mengumumkan, bahwa pemanasan laut yang dikenal sebagai El Nino dapat bertahan hingga 2024.

Dijelaskan, fenomena El Nino biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan ditandai oleh suhu permukaan laut yang lebih hangat dari rata-rata di sekitar khatulistiwa di Samudra Pasifik Tengah dan Timur.

Michelle L'Heureux, ilmuwan di Pusat Prediksi Iklim NOAA mengatakan, peristiwa ini dapat dirasakan secara global.

Baca juga: Apa Saja Dampak El Nino Terhadap Indonesia?

"El Nino dapat menyebabkan berbagai dampak, seperti meningkatkan risiko curah hujan dan kekeringan di lokasi tertentu di seluruh dunia," katanya, dilansir dari laman Space, Selasa (20/6/2023).

Satelit NASA melihat tanda awal dari El Nino yang terbentuk pada bulan Maret dan April, di mana air hangat di Samudra Pasifik bergerak ke timur menuju pantai barat di Amerika Selatan.

Baca juga: El Nino Bikin Harga Minyak Sawit Melambung Tinggi

"Suhu udara rata-rata cenderung lebih tinggi pada tahun-tahun El Nino dari pada tahun-tahun lainnya, dengan konsekuensi yang luas untuk pola cuaca global. Ini diperparah oleh efek perubahan iklim," jelasnya.

Munculnya El Nino tahun ini dapat membantu mendorong suhu global ke wilayah yang belum dipetakan dan berkontribusi pada pemanasan global melintasi ambang batas 1,5 derajat celcius lima tahun ke depan.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Pendidikan Iklim Sejak...
Pendidikan Iklim Sejak Dini: Italia Wajibkan, Indonesia Baru Punya Oase di Semarang
Panas Ekstrem di Indonesia...
Panas Ekstrem di Indonesia Bakal Berlangsung Lebih Lama
Kondisi Arktik pada...
Kondisi Arktik pada Tahun 2100 Diklaim Jadi Awal Mula Kiamat
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Emisi Global Meningkat,...
Emisi Global Meningkat, Pembiayaan Iklim Justru Seret
Rekomendasi
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
Berita Terkini
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved