Aplikasi Berbahaya Ini Terdeteksi Curi Data Backup WhatsApp

Senin, 19 Juni 2023 - 17:07 WIB
loading...
Aplikasi Berbahaya Ini...
Aplikasi ini juga dapat mencuri cadangan WhatsApp dan menerima perintah untuk menghapus file. FOTO/ CNET
A A A
TOKYO - Aplikasi berbahaya semakin hari kian bervariasi. Kali ini muncul jenis aplikasi baru ciptaan kelompok hacker SpaceCobra yang disebut mampu mencuri data backup pengguna WhatsApp.

BACA JUGA - Perbedaan WhatsApp Mod dan WhatsApp GB

Seperti dilansir dari Techradar, Senin (19/6/2023) peneliti keamanan siber dari ESET baru-baru ini menemukan bahwa dua aplikasi perpesanan, yang disebut BingeChat dan Chatico, sebenarnya melayani GravityRAT, sebuah trojan akses jarak jauh.

RAT ini mampu mengekstraksi banyak informasi sensitif dari titik akhir yang disusupi, termasuk log panggilan, daftar kontak, pesan SMS, lokasi perangkat, informasi perangkat dasar, dan file dengan ekstensi khusus untuk gambar, foto, dan dokumen.

Apa yang membuat kedua aplikasi ini menonjol dari yang lain yang memberikan GravityRAT di luar sana, adalah karena aplikasi ini juga dapat mencuri cadangan WhatsApp dan menerima perintah untuk menghapus file.

Menariknya, aplikasi tidak dapat ditemukan di toko aplikasi dan tidak pernah diunggah ke Google Play. Sebaliknya, mereka hanya dapat diunduh dengan mengunjungi situs web yang dibuat khusus dan membuka akun untuk mencari target.

"Kemungkinan besar operator hanya membuka pendaftaran ketika mereka mengharapkan korban tertentu untuk berkunjung, mungkin dengan alamat IP tertentu, geolokasi, URL khusus, atau dalam jangka waktu tertentu,” kata peneliti ESET Lukáš Štefanko.

"Meskipun kami tidak dapat mengunduh aplikasi BingeChat melalui situs web, kami dapat menemukan URL distribusi di VirusTotal,” tambahnya.

ESET mengungkap bahwa mayoritas korban tampaknya tinggal di India. Sementara SpaceCobra, tampaknya berasal dari Pakistan. Kampanye tersebut kemungkinan besar aktif sejak Agustus tahun lalu, dengan salah satu dari keduanya (BingeChat) masih aktif, kata para peneliti.

Aplikasi berbahaya, berdasarkan aplikasi open-source OMEMO Instant Messenger, tersedia untuk Windows, macOS, dan Android.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
MPIX Tunjuk Nurfaizi...
MPIX Tunjuk Nurfaizi Suwandi jadi Komisaris Independen, Pertegas Ekspansi ke Remitansi Pekerja Migran
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Rekomendasi
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved