Wisk Aero Kenalkan Taksi Udara Listrik Tanpa Pilot
Senin, 19 Juni 2023 - 19:56 WIB
loading...
A
A
A
"Tujuan kami adalah berada di 20 kota dalam waktu tujuh tahun sertifikasi, dan jika Anda dapat melihatnya dari luar angkasa, itu adalah salah satu kota peluncuran target awal kami," sambungnya.
Dijelaskan dia, otonomi sangat penting untuk keselamatan dan keberhasilan jangka panjang industri penerbangan. Namun, hal itu bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran pilot pada pesawat komersil.
"Sebaliknya, kami berharap teknologi otonom yang kami kembangkan akan menambah otomatisasi yang ada pada pesawat untuk lebih meningkatkan keselamatan," ungkapnya.
Baca juga: Uber Angkat Tangan dari Proyek Prestisius Taksi Udara
Sementara itu, beberapa maskapai penerbangan dunia telah mulai mengandalkan kecerdasan buatan untuk mencapai tujuan penerbangan yang panjang, seperti Air New Zealand Ltd dan Qantas Airways Ltd.
Dua maskapai itu mulai menggunakan perangkat lunak untuk menentukan jalur penerbangan hemat bahan bakar. Maskapai lainnya, Swiss International Air Lines dan Lufthansa juga telah mulai menggunakan AI dan Google Cloud.
Dijelaskan dia, otonomi sangat penting untuk keselamatan dan keberhasilan jangka panjang industri penerbangan. Namun, hal itu bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran pilot pada pesawat komersil.
"Sebaliknya, kami berharap teknologi otonom yang kami kembangkan akan menambah otomatisasi yang ada pada pesawat untuk lebih meningkatkan keselamatan," ungkapnya.
Baca juga: Uber Angkat Tangan dari Proyek Prestisius Taksi Udara
Sementara itu, beberapa maskapai penerbangan dunia telah mulai mengandalkan kecerdasan buatan untuk mencapai tujuan penerbangan yang panjang, seperti Air New Zealand Ltd dan Qantas Airways Ltd.
Dua maskapai itu mulai menggunakan perangkat lunak untuk menentukan jalur penerbangan hemat bahan bakar. Maskapai lainnya, Swiss International Air Lines dan Lufthansa juga telah mulai menggunakan AI dan Google Cloud.
(san)
Lihat Juga :