Satelit Satria-1 Sukses Diluncurkan ke Orbit Menggunakan Roket Falcon 9 milik Space X
Senin, 19 Juni 2023 - 09:29 WIB
loading...
Roket Falcon 9 milik Space X yang membawa satelit Satria-1 mengangkasa ke orbit bumi. Foto: dok Space X
A
A
A
FLORIDA - Peluncuran Satelit Republik Indonesia (Satria)-1 pagi tadi berlangsung sukses. Satelit multifungsi milik Pemerintah itu akan menempati orbit 146°BT tepat di atas Pulau Papua.
Plt Direktur Utama Badan Aksesibiiltas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo Arief Tri Hardiyanto berharap agar Satria-1 akan menempati orbit dan beroperasi dengan baik.
“Alhamdulillah tadi peluncuran berlangsung dengan baik. Ini capaian yang sangat hebat dan keberhasilan atas doa seluruh rakyat Indonesia, ungkapnya usai menyaksikan Peluncuran Satria-1 di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat, Minggu (18/06) waktu setempat.
Peluncuran Satria-1 sempat tertunda 17 menit dari jadwal semula pukul 18.04 waktu setempat atau Senin (19/06) pukul 05:04 WIB. Meskipun demikian, masih dalam “time window” peluncuran.
Arief Tri Hardiyanto menjelaskan setelah ini Satria-1 akan dipantau oleh Thales Alenia Space untuk memastikan seluruh perangkat bisa berfungsi dengan baik.
“Mudah-mudahan semua perangkat yang ada di SATRIA-1 dapat bekerja dengan baik solar cell dan antenanya. Dan bisa terkendali dari stasiun bumi," tuturnya.
Plt Dirut BAKTI Kominfo menyatakan setelah itu Satria-1 akan bergerak menempati orbit 146°BT yang berada di atas langit Papua.
“Semoga seluruh tahapan berjalan lancar hingga nanti bisa menempati orbit pada bulan November 2023,” ujarnya.
Plt Direktur Utama Badan Aksesibiiltas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo Arief Tri Hardiyanto berharap agar Satria-1 akan menempati orbit dan beroperasi dengan baik.
“Alhamdulillah tadi peluncuran berlangsung dengan baik. Ini capaian yang sangat hebat dan keberhasilan atas doa seluruh rakyat Indonesia, ungkapnya usai menyaksikan Peluncuran Satria-1 di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat, Minggu (18/06) waktu setempat.
Peluncuran Satria-1 sempat tertunda 17 menit dari jadwal semula pukul 18.04 waktu setempat atau Senin (19/06) pukul 05:04 WIB. Meskipun demikian, masih dalam “time window” peluncuran.
Arief Tri Hardiyanto menjelaskan setelah ini Satria-1 akan dipantau oleh Thales Alenia Space untuk memastikan seluruh perangkat bisa berfungsi dengan baik.
“Mudah-mudahan semua perangkat yang ada di SATRIA-1 dapat bekerja dengan baik solar cell dan antenanya. Dan bisa terkendali dari stasiun bumi," tuturnya.
Plt Dirut BAKTI Kominfo menyatakan setelah itu Satria-1 akan bergerak menempati orbit 146°BT yang berada di atas langit Papua.
“Semoga seluruh tahapan berjalan lancar hingga nanti bisa menempati orbit pada bulan November 2023,” ujarnya.
Lihat Juga :