Cara Cek HP Disadap Menggunakan Spyware atau Tidak

Minggu, 18 Juni 2023 - 23:03 WIB
loading...
Cara Cek HP Disadap...
Cara Cek HP Disadap Menggunakan Spyware. FOTO/ CNET
A A A
Di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, berbagai teknologi canggih dengan inovasi baru pun bermunculan. Namun, seiring dengan itu, kejahatan di dunia maya pun seakan tak terbendung.

BACA JUGA - Spyware Pegasus Disalahgunakan, Israel Bentuk Tim Investigasi

Karena banyak para penjahat siber yang mencari celah di balik kemajuan teknologi.

Seperti halnya penyadapan ponsel dengan spyware. Di mana mungkin seseorang tidak sadar ponselnya telah disadap atau diretas.

Untuk itu, saat ini para pengguna ponsel atau smartphone harus lebih berhati-hati, dengan cara mengetahui apakah ponsel telah disusupi spyware atau tidak.

Untuk mengetahuinya, ada sejumlah cara yang perlu dilakukan. Seperti halnya ketika sebuah ponsel sedang disadap atau disusupi oleh peretas, ada beberapa ciri-ciri tertentu yang patut kamu waspadai.

Ciri pertama yakni perihal performa. Spyware biasanya terus menerus menggali serta merekam data, hal itu mengakibatkan tiba-tiba perangkat menjadi panas, padahal tak ada aplikasi yang tengah berjalan.

Hal tersebut mengindikasikan adanya software yang berjalan pada latar. Untuk itu, kamu patut waspada bila performa ponsel kamu tiba-tiba drop.

Kemudian, ciri kedua, yakni baterai ponsel cepat drop, jauh berbeda dari biasanya. Karena, Spyware akan merekam kemanapun lokasi kamu bergerak, sehingga GPS ponsel terus menerus aktif.

Selanjutnya, ciri yang ketiga yakni kamu mendengar suara-suara aneh ketika tengah menelepon. Suara tersebut mirip dengan suara noise, bunyi bip, atau suara kamu jadi menggema.

Sementara itu, ciri keempat, yakni ponsel yang mati dan menyala dengan sendirinya, dan tiba-tiba menerima sms-sms aneh yang tak jelas. Seperti bahasanya tidak jelas, atau bahasa yang tidak dikenali.

Setelah mengenali ciri-ciri HP yang disadap oleh spyware, kamu bisa mengatasinya dengan sejumlah langkah.

1. Kenali Aplikasi yang Bisa Melakukan penyadapan.

Kamu harus mengetahui aplikasi mana saja yang dapat melakukan penyadapan. Seperti halnya aplikasi Spyera, TheOneSpy, FlexiSPY, mSpy, atau Highster Mobile. Deretan aplikasi tersebut dapat memonitor serta merekam SMS dan pembicaraan ponsel.

Biasanya, para penjahat siber dapat mengontrol ponsel kamu lewat mikrofon lalu mendengarkan apa yang tengah kamu ucapkan, bahkan hingga merekam panggilan telepon.

Selain itu, yang lebih berbahaya yaitu ketika aplikasi tersebut bisa mencuri password, menggunakan kamera untuk merekam dan tindak kejahatan lainnya.

2. Lakukan Pengecekan Secara Berkala Daftar Aplikasi yang kamu instal.

Cara kedua untuk mengatasi bila ponsel terkena penyadapan spyware, kamu bisa mengecek aplikasi yang bersifat negatif pada ponsel kamu sebagai berikut.

- Buka pengaturan atau setting pada ponsel
- Pilih Apps & Notifications
- Klik 'See all Apps' kemudian cari aplikasi mencurigakan yang memiliki nama seperti spy, stealth, track, trojan dan monitor.
- Apabila menemukan aplikasi aneh, kamu bisa cari di internet soal deskripsi aplikasi tersebut, atau bisa lang menghapusnya.
- Bila tidak menemukan aplikasi aneh, cek ulang aplikasi yang baru kamu unduh dalam sebulan terakhir. Bila menemukan aplikasi mencurigakan, segera hapus.

3. Gunakan Fitur Google Play Protect

Cara yang ketiga untuk mengatasi ponsel disadap oleh spyware, yakni gunakan fitur Google Play Protect yang ada di Google Play Store, untuk memindai aplikasi yang sudah terinstal pada ponsel. Cara tersebut mungkin tidak bisa mendeteksi aplikasi spyware, tapi jadi senjata efektif untuk tahu bila ada aplikasi yang sifatnya berbahaya. Untuk langkah-langkahnya yakni sebagai berikut:

- Masuk ke Settings
- Klik 'Security & Location'
- Klik 'Google Play Protect'
- Klik Scan dan ponsel kamu akan dipindai untuk mengetahui aktivitas yang berbahaya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Siber Dimulai:...
Perang Siber Dimulai: Serangan Spyware di Indonesia Melonjak 64,2%, Negara Tetangga Ini Meledak 210%
Cara Mengatasi HP Redmi...
Cara Mengatasi HP Redmi Fastboot dengan Fitur Bawaan
Cara Pakai Aplikasi...
Cara Pakai Aplikasi Deteksi Produk Israel, Mudah Banget!
Cara Mengubah Kuota...
Cara Mengubah Kuota Belajar Menjadi Internet Tanpa Aplikasi
10 Game Terburuk di...
10 Game Terburuk di Dunia, Penuh Bug dan Grafis Mengecewakan
Daftar Aplikasi Goblok...
Daftar Aplikasi Goblok di Play Store, Nomor 2 Paling Banyak di Download
Ban Mobil Botak Sebelah,...
Ban Mobil Botak Sebelah, Wajib Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
Cara Melepas dan Pasang...
Cara Melepas dan Pasang Aki Mobil yang Benar
KPK Peringatkan Pejabat...
KPK Peringatkan Pejabat Jangan Coba-coba Kirim WhatsApp Porno: Nanti Terangkut saat Kita Sadap
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
SD Islam Al-Azhar Kelapa...
SD Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya Raih Posisi 5 Besar TKA 2026
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved