Ini Penyebab Racun Ular Cepat Menyebar dalam Aliran Darah

Jum'at, 16 Juni 2023 - 18:04 WIB
loading...
A A A
Racun yang disuntikkan ke dalam tubuh bekerja dengan beberapa cara berbebda bergantung pada jenis ularnya. Beberapa racun menargetkan sistem saraf yang disebut neurotoksin. Racun neurotoksin mencegah neuron di otak mengirimkan sinyal sehingga menyebabkan kelumpuhan.

Sedangkan jenis racun lain merusak sistem peredaran darah yang disebut hemotoksin. Racun hemotoksin dapat menyebabkan sel darah merah pecah, darah menggumpal, atau menurunkan tekanan darah secara drastis.

Baca juga; Doa Agar Terhindar dari Binatang Berbisa dan Berbahaya

Racun lainnya merusak sistem otot yang disebut myotoxins. Racun myotoxins menyebabkan kematian jaringan pada otot dan mencegah kontraksi otot. Dengan kata lain menyebabkan kematian jaringan adalah nekrosis.

Biasanya membutuhkan waktu hingga satu jam untuk melihat reaksi racun ular bekerja yang ditandai dengan berkeringat, muntah, penglihatan kabur, dan kesemutan pada anggota badan. Racun ular dapat menyebabkan pendarahan, gagal ginjal, reaksi alergi yang parah, kematian jaringan di sekitar gigitan, atau masalah pernapasan.

Racun ular juga dapat mengakibatkan hilangnya anggota tubuh atau masalah kronis lainnya, bahkan kematian. Menurut laman Science Focus, ular mamba hitam (black mamba) memiliki racun yang bekerja paling cepat dari ular berbisa mana pun, hanya membutuhkan waktu 20 menit untuk membunuh manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Kenalkan Tes...
Norwegia Kenalkan Tes Darah untuk Deteksi Perubahan Otak Terkait Alzheimer
Fantastis! Robot Kapal...
Fantastis! Robot Kapal Selam 2mm Sukses Berenang di Darah Babi, bisa Antar Obat Lewat Pembuluh Darah
Penduduk Israel Ketakutan...
Penduduk Israel Ketakutan Akibat Teror Serangan Ular Berbisa
Ular Purba yang Lama...
Ular Purba yang Lama Tak Terlihat Muncul di Pulau Komodo
Lagi-lagi Batu Berbentuk...
Lagi-lagi Batu Berbentuk Ular Raksasa Tiba-tiba Muncul di Sungai
Riset Temukan Orang...
Riset Temukan Orang yang Hidup Lebih dari 90 Tahun Punya Perbedaan Darah
50.000 Orang Tewas di...
50.000 Orang Tewas di India Setiap Tahun Akibat Digigit Ular
Menkes AS Bingung Presiden...
Menkes AS Bingung Presiden Donald Trump Masih Hidup, Padahal Mengonsumsi 'Racun' Sepanjang Hari
Racun Ular Antarkan...
Racun Ular Antarkan Yasmin Nadhiva Jadi Lulusan Terbaik S2 IPB University
Rekomendasi
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved