Syarat YouTube Partner Program Diturunkan, Pembuat Konten Baru Lebih Mudah Hasilkan Uang

Rabu, 14 Juni 2023 - 16:58 WIB
loading...
Syarat YouTube Partner...
YouTube menurunkan standart bagi pembuat konten baru untuk masuk ke Program Mitra YouTube atau Youtube Partner Program (YPP). Foto/MSN/Digital Trends
A A A
MENLO PARK - YouTube menurunkan standart bagi pembuat konten baru untuk masuk ke Program Mitra YouTube atau Youtube Partner Program (YPP). Penurunan standart YPP membuat para YouTuber pendatang baru lebih mudah untuk mulai menghasilkan uang .

Sebelum perubahan, kreator YouTube membutuhkan setidaknya 1.000 subscriber untuk mendaftar bergabung dengan YPP, tetapi sekarang hanya membutuhkan 500 subsciber. Selain itu, harus melakukan tiga upload publik dalam 90 hari terakhir dan mencatat 3.000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir atau 3 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir.

Sebelumnya, pembuat konten membutuhkan 4.000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir atau 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari terakhir. Bergabung dengan YPP akan memberi pembuat konten baru mengakses ke berbagai fitur fan-funding, seperti langganan channel, Super Chat, Super Thanks, dan lainnya.

Baca juga; Elon Musk Janjikan Kreator Konten Cuan Twitter Lebih Besar dari YouTube

Kriteria kelayakan baru untuk YPP berlaku untuk pembuat konten di AS, Inggris, Kanada, Taiwan, dan Korea Selatan. Namun, untuk mendapatkan uang dari iklan, pembuat konten tetap harus mematuhi aturan lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fitur Pengatur Waktu...
Fitur Pengatur Waktu Baru YouTube Bantu Mengurangi Kecanduan Shorts
Komdigi Tindak 4,1 Juta...
Komdigi Tindak 4,1 Juta Konten Negatif, AVISI Dorong Penguatan Perang Melawan Pembajakan Digital
Peringatan Keras Komdigi:...
Peringatan Keras Komdigi: Meta Menyerah pada PP TUNAS, Komdigi Siapkan Algojo untuk Google
Piala Dunia 2026 Akan...
Piala Dunia 2026 Akan Disiarkan secara Gratis di YouTube
Iran Siap Serang Google,...
Iran Siap Serang Google, YouTube, dan Microsoft
YouTube Kehilangan Sumber...
YouTube Kehilangan Sumber Penghidupannya karena Iklan 5 Detik
Lahir di Angkot Sampai...
Lahir di Angkot Sampai Jadi Musisi Viral? Hidup Fani Rahmansyah Plot Twist Banget!
Daftar Peraih Penghargaan...
Daftar Peraih Penghargaan DIA 2026: Kreator Konten, Kementerian, hingga Pelaku Industri
Awal Karier Sandi Sabar...
Awal Karier Sandi Sabar Ternyata Berasal dari Kebiasaan yang Satu Ini
Rekomendasi
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved