Gunung Kuno 4 Kali Lebih Tinggi dari Gunung Everest Ditemukan dalam Perut Bumi
Selasa, 13 Juni 2023 - 09:58 WIB
loading...
Gunung Everest. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pegunungan kuno bawah tanah dengan ketinggian 3-4 kali dari Gunung Everest ditemukan jauh di dalam perut bumi. Puncak gunung bawah tanah ini disebut zona kecepatan ultra-rendah atau ulvz.
Menurut BBC, dikutip dari NDTV, tim ahli dari Arizona State University menggunakan pusat-pusat seismologi di Antartika dan menemukan gunung-gunung besar ini sekitar 2.900 kilometer jauh di dalam planet kita.
"Struktur seperti gunung yang mereka ungkapkan benar-benar misterius," tulis laman itu, dikutip Selasa (13/6/2023).
Baca juga: Gumpalan Batuan di Bawah Tanah Akan Picu Letusan Gunung Berapi Super
Para ilmuwan menjelaskan, bahwa pegunungan bawah tanah ini dijuluki zona kecepatan ultra atau ULVZ.
Mereka percaya, bahwa pegunungan besar ini memiliki ketinggian lebih dari 24 mil (38 kilometer), sementara Gunung Everest sekitar 5,5 mil (8,8 kilometer) dari permukaan.
Ahli geofisika Universitas Negeri Arizona, Edward Garnero mengatakan, pihaknya menganalisis 1000 rekaman seismik dari Antartika, dan menemukan zona material anomali tipis di CMB (batas inti-mantel).
Menurut BBC, dikutip dari NDTV, tim ahli dari Arizona State University menggunakan pusat-pusat seismologi di Antartika dan menemukan gunung-gunung besar ini sekitar 2.900 kilometer jauh di dalam planet kita.
"Struktur seperti gunung yang mereka ungkapkan benar-benar misterius," tulis laman itu, dikutip Selasa (13/6/2023).
Baca juga: Gumpalan Batuan di Bawah Tanah Akan Picu Letusan Gunung Berapi Super
Para ilmuwan menjelaskan, bahwa pegunungan bawah tanah ini dijuluki zona kecepatan ultra atau ULVZ.
Mereka percaya, bahwa pegunungan besar ini memiliki ketinggian lebih dari 24 mil (38 kilometer), sementara Gunung Everest sekitar 5,5 mil (8,8 kilometer) dari permukaan.
Ahli geofisika Universitas Negeri Arizona, Edward Garnero mengatakan, pihaknya menganalisis 1000 rekaman seismik dari Antartika, dan menemukan zona material anomali tipis di CMB (batas inti-mantel).
Lihat Juga :