6 Bulan Tinggal di Luar Angkasa, Bikin Rongga Otak Astronot Membengkak
Kamis, 08 Juni 2023 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
Namun, setelah 6 bulan di luar angkasa tingkat pembesaran ventrikel berkurang. Tentu ini menjadi kabar baik karena perubahan ventrikel tidak terus meningkat seiring waktu. “Ini penting untuk diketahui apalagi terkait misi dengan durasi yang lebih lama, seperti ke Mars,” katanya.
Baca juga; Misi ke Luar Angkasa Sebabkan Mutasi DNA Darah Astronot
Para ilmuwan juga menemukan bahwa waktu kurang dari tiga tahun setelah misi ke luar angkasa belum cukuo untuk memulihkan ventrikel sepenuhnya seperti sebelum peluncuran. “Ini adalah waktu yang sangat lama,” kata Seidler.
![6 Bulan Tinggal di Luar Angkasa, Bikin Rongga Otak Astronot Membengkak]()
Temuan ini mungkin memengaruhi perencanaan misi luar angkasa di masa depan. Sayang, implikasi medis dari perluasan ventrikel ini masih belum diketahui secara pasti. Di masa depan, para peneliti akan memeriksa kesehatan jangka panjang para astronot.
“Termasuk menguji anggota awak hingga lima tahun setelah penerbangan. Ini akan sangat membantu memahami implikasi potensial dari perluasan ventrikel ini. Namun pekerjaan ini diperkirakan memakan waktu 10 tahun,” pungkas Seidler.
Baca juga; Misi ke Luar Angkasa Sebabkan Mutasi DNA Darah Astronot
Para ilmuwan juga menemukan bahwa waktu kurang dari tiga tahun setelah misi ke luar angkasa belum cukuo untuk memulihkan ventrikel sepenuhnya seperti sebelum peluncuran. “Ini adalah waktu yang sangat lama,” kata Seidler.

Temuan ini mungkin memengaruhi perencanaan misi luar angkasa di masa depan. Sayang, implikasi medis dari perluasan ventrikel ini masih belum diketahui secara pasti. Di masa depan, para peneliti akan memeriksa kesehatan jangka panjang para astronot.
“Termasuk menguji anggota awak hingga lima tahun setelah penerbangan. Ini akan sangat membantu memahami implikasi potensial dari perluasan ventrikel ini. Namun pekerjaan ini diperkirakan memakan waktu 10 tahun,” pungkas Seidler.
(wib)
Lihat Juga :