Ukraina Deteksi Kendaraan Lapis Baja Buatan China di Rusia, Ini Spesifikasi IMV Baoji Tiger

Kamis, 08 Juni 2023 - 21:14 WIB
loading...
Ukraina Deteksi Kendaraan...
Sejumlah foto kendaraan mobilitas infanteri (infantry mobility vehicles/IMV) Baoji Tiger berjejer di depan istana Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov. Foto/Twitter/Bulgarian Military
A A A
KIEV - Penggunaan kendaraan lapis baja buatan China oleh pasukan Rusia terdeteksi pelacak senjatan Ukraina. Sejumlah foto kendaraan mobilitas infanteri (infantry mobility vehicles/IMV) Baoji Tiger berjejer di depan istana Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov.

Menurut Pelacak Senjata Ukraina atau Ukraine Weapons Tracker, ini adalah kendaraan baru yang dibeli untuk unit pasukan Chechnya yang berpartisipasi dalam Operasi Militer Khusus di Ukraina (the special military operation in Ukraine/SMO). Diketahui pasukan Chechen mendukung invasi Rusia ke Ukraina dan berperang di pihak pasukan Rusia.

“Ini adalah bukti pertama bahwa peralatan militer China terlibat dalam perang di Ukraina,” tulis laman Bulgarian Military yang dikutip SINDOnews, Kamis (8/6/2023). Perlu juga dicatat bahwa ini bukan pembelian langsung dari Federasi Rusia, tetapi dari pemimpin Chechnya Kadyrov.

Baca juga; Spesifikasi ILSV, Kendaraan Lapis Baja Milik TNI dan Polri

Foto yang dirilis oleh Ukraine Weapons Tracker menunjukkan Kadyrov bersiap untuk mengirim 8 unit IMV Baoji Tiger. Namun, apakah dia membeli sebanyak itu atau lebih, masih belum jelas. Setidaknya untuk saat ini baru 8 unit yang diketahui.

Spesifikasi IMV Baoji Tiger

IMV Baoji Tiger lebih dikenal dengan nama Shaanxi Baoji Tiger, termasuk kendaraan militer terbaru yang mulai diproduksi tahun 2010. Shaanxi Baoji Tiger pertama kali diperlihatkan pada tahun 2012 di Paris, saat pameran militer internasional Eurosatory 2012.

IMV Baoji Tiger yang dibeli Kadyrov adalah versi ekspor. Diketahui selain Chechnya, Bahama, Bolivia, dan Somalia juga mengoperasikan kendaraan ini. Shaanxi Baoji Tiger adalah sasis 4×4. Kendaraan tersebut merupakan model lintas alam.

Baca juga; Spesifikasi M133 APC Amerika Serikat, Kendaraan Lapis Baja Pengangkut Personel

Kendaraan lapis baja ini dioperasikan oleh dua orang awak, seorang pengemudi dan seorang komandan. IMV Baoji Tiger dapat membawa hingga sembilan prajurit infanteri dengan perlengkapan tempur lengkap.
Ukraina Deteksi Kendaraan Lapis Baja Buatan China di Rusia, Ini Spesifikasi IMV Baoji Tiger


Di atas kendaraan terdapat menara yang berputar dan terbuka, dilengkapi dengan senapan mesin ringan. Turret dilengkapi dengan bukaan palka lapis baja dua bagian dari samping, yang dapat menerima pelindung tambahan.

Menara ini dapat dipasang jenis persenjataan berbeda sesuai dengan kebutuhan. Biasanya, perlengkapan standarnya adalah senapan mesin 7,62 mm. Kadang menggunakan senapan mesin 12,7mm tambahan atau peluncur granat 30mm dapat diintegrasikan.

IMV Baoji Tiger menggunakan mesin penggerak SOFIM 8142.45 turbo diesel yang menghasilkan 130 tenaga kuda. Kendaraan militer ini terbuat dari baja lapis baja yang tebal, tetapi pelat baja tambahan dapat diintegrasikan ke berbagai bagian struktur Baoji Tiger.

Baca juga; Cockerill i-X, Kendaraan Lapis Baja Futuristik yang Mampu Melesat 200 Km/Jam

Ada empat pintu, dua di bagian depan bodi, tempat komandan dan pengemudi berada. Kemudian di belakang, dan bagian depan ada dua pintu lagi. Jendela samping lapis baja di pintu memungkinkannya dibuka.
Ukraina Deteksi Kendaraan Lapis Baja Buatan China di Rusia, Ini Spesifikasi IMV Baoji Tiger


Di dalamnya terdapat dua kursi untuk komandan dan pengemudi. Di kompartemen untuk prajurit infanteri yang diangkut terdapat tiga kursi dan dua tempat tidur di kedua sisnya.

Sedangkan untuk pelindung menggunakan lapis baja yang dapat menahan peluru senjata kecil AP 7,62m serta pecahan peluru dari granat. Kaca depan juga berlapis baja dan antipeluru.

Secara umum, menurut spesifikasi ini, kendaraan ini sulit bertahan dari tabrakan perkotaan dan sama sekali tidak cocok untuk operasi militer intensif, seperti di Ukraina. Sebab, ini bukan kendaraan tempur, dan fungsi utamanya sebagai mengangkut tentara ke garis depan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia Siap Gandeng...
Nvidia Siap Gandeng Perusahaan China demi Kembangkan Robot Super Humanoid
China Kenalkan Sistem...
China Kenalkan Sistem Identitas Digital untuk Robot Humanoid
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Rekomendasi
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Berita Terkini
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved