Penelitian Ungkap Pelaku Terorisme Miliki Latar Belakang Militer
Kamis, 08 Juni 2023 - 16:34 WIB
loading...
A
A
A
"Veteran dan anggota layanan lebih cenderung meradikalisasi ke titik kekerasan, dibandingkan dengan warga sipil. Tetapi, ketika mereka melakukannya, mereka lebih cenderung merencanakannya," jelasnya.
Pengalaman militer adalah indikator individu terkuat, apakah seseorang akan melakukan pembunuhan massal.
Sementara itu, analisis baru datang ketika Pentagon dan layanannya mencoba bergulat dengan gagasan ekstremisme. Hal ini menyusul pemberontakan dengan kekerasan di Capitol AS, pada 6 Januari 2021.
Baca juga: Terduga Teroris Condet Pernah Jabat Divisi Jihad FPI, Aziz: FPI Bukan Organisasi Pencetak Teroris
"Hanya beberapa bulan setelah pemberontakan, anggota layanan tugas aktif pertama-seorang perwira kelautan ditangkap oleh penyelidik federal, karena perannya dalam kehancuran hari itu," paparnya.
Pengalaman militer adalah indikator individu terkuat, apakah seseorang akan melakukan pembunuhan massal.
Sementara itu, analisis baru datang ketika Pentagon dan layanannya mencoba bergulat dengan gagasan ekstremisme. Hal ini menyusul pemberontakan dengan kekerasan di Capitol AS, pada 6 Januari 2021.
Baca juga: Terduga Teroris Condet Pernah Jabat Divisi Jihad FPI, Aziz: FPI Bukan Organisasi Pencetak Teroris
"Hanya beberapa bulan setelah pemberontakan, anggota layanan tugas aktif pertama-seorang perwira kelautan ditangkap oleh penyelidik federal, karena perannya dalam kehancuran hari itu," paparnya.
Lihat Juga :