5 Fakta Menarik Makhluk Campuran Manusia-Monyet Hasil Karya Ilmuwan Amerika Serikat
Kamis, 08 Juni 2023 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Dalam penelitian ini, sel induk manusia disuntikkan ke dalam beberapa embrio monyet. Sel induk ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan berbagai jenis jaringan, baik dalam embrio maupun di luar embrio.
Tim peneliti berhasil mendeteksi keberadaan sel manusia dalam 132 embrio chimera hanya dalam waktu 24 jam setelah implantasi. Bahkan sembilan hari kemudian, 103 embrio chimera masih terus berkembang.
Namun, setelah 19 hari, hanya ada tiga embrio chimera yang bertahan hidup, dan semuanya memiliki persentase sel manusia yang tinggi. Sayangnya, semua embrio ini harus dihancurkan dalam waktu 20 hari sejak penciptaannya.
3. Sejarah Penelitian Chimera
Pembuatan chimera sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 1970-an, meskipun dengan tingkat keberhasilan yang bervariasi.
Penelitian ini umumnya dilakukan pada hewan pengerat, tetapi belakangan ini melibatkan penggunaan DNA babi dan domba.
Pentingnya teknologi yang memungkinkan embrio monyet bertahan hidup di luar tubuh untuk jangka waktu yang lama juga telah dikembangkan oleh Weizhi Ji dan timnya di Universitas Sains dan Teknologi Kunming di Yunnan, China.
Para peneliti dapat menganalisis sampel untuk menentukan komunikasi antara monyet dan sel manusia yang layak untuk generasi chimera masa depan.
Tim peneliti berhasil mendeteksi keberadaan sel manusia dalam 132 embrio chimera hanya dalam waktu 24 jam setelah implantasi. Bahkan sembilan hari kemudian, 103 embrio chimera masih terus berkembang.
Namun, setelah 19 hari, hanya ada tiga embrio chimera yang bertahan hidup, dan semuanya memiliki persentase sel manusia yang tinggi. Sayangnya, semua embrio ini harus dihancurkan dalam waktu 20 hari sejak penciptaannya.
3. Sejarah Penelitian Chimera
Pembuatan chimera sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 1970-an, meskipun dengan tingkat keberhasilan yang bervariasi.
Penelitian ini umumnya dilakukan pada hewan pengerat, tetapi belakangan ini melibatkan penggunaan DNA babi dan domba.
Pentingnya teknologi yang memungkinkan embrio monyet bertahan hidup di luar tubuh untuk jangka waktu yang lama juga telah dikembangkan oleh Weizhi Ji dan timnya di Universitas Sains dan Teknologi Kunming di Yunnan, China.
Para peneliti dapat menganalisis sampel untuk menentukan komunikasi antara monyet dan sel manusia yang layak untuk generasi chimera masa depan.
Lihat Juga :