5 Mata-mata Cantik dan Seksi Penentu Kemenangan di Perang Dunia II, Nomor Terakhir Tak Terduga

Kamis, 08 Juni 2023 - 12:36 WIB
loading...
A A A
Dia adalah orang asing pertama dengan penyakit Hansen yang diberikan visa ke AS. Karyanya memberikan kontribusi besar untuk menghilangkan stigma penyakit kusta.

4. Agnes Meyer Driscoll

5 Mata-mata Cantik dan Seksi Penentu Kemenangan di Perang Dunia II, Nomor Terakhir Tak Terduga

Dalam sejarah kriptologi, hanya sedikit yang menyebutkan tentang salah satu cryptanalis terhebat di dunia.

Agnes Meyer Driscoll, lulusan Ohio State University di mana dia belajar matematika, musik, fisika, dan bahasa asing, terdaftar di Angkatan Laut AS pada tahun 1918 selama Perang Dunia I sebagai ketua yeoman, pangkat tertinggi bagi seorang wanita pada masa itu.

Dia terus bekerja dengan Angkatan Laut setelah perang, membantu mengembangkan kode, sandi, dan sinyal operasi. Saat Perang Dunia II menjulang, Driscoll memecahkan kode JN-25 tingkat tinggi, yang digunakan oleh komunike angkatan laut Jepang yang paling rahasia.

Meskipun tidak sepenuhnya dapat dimanfaatkan pada saat Jepang menyerang Pearl Harbor pada bulan Desember 1941, itu digunakan untuk memberikan peringatan dini untuk serangan Jepang di masa depan, termasuk Pulau Midway pada bulan Juni 1942. Dikenal sebagai "Miss Aggie" dan "Madame X, "

5. Andree de Jongh

5 Mata-mata Cantik dan Seksi Penentu Kemenangan di Perang Dunia II, Nomor Terakhir Tak Terduga

Dijuluki Tukang Pos, Andrée "Dédée" de Jongh memimpin Garis Komet (Le Réseau Comète), sebuah jaringan rahasia di Belgia dan Prancis yang diduduki yang membawa tentara dan penerbang Sekutu yang telah ditembak jatuh di wilayah musuh ke tempat aman.

Dia dan jaringannya menyediakan pakaian sipil dan dokumen identitas palsu, kemudian membawa mereka ke serangkaian rumah aman dan melintasi perbatasan Prancis-Spanyol di Pyrenees.

Di sana, pejabat konsuler Inggris mengambil alih dan mengevakuasi mereka melalui Gibraltar. Garis Komet menyelamatkan total 800 prajurit Sekutu, dengan de Jongh secara pribadi memimpin lusinan perjalanan dengan berjalan kaki.

Seorang penerbang Inggris yang dia bantu menggambarkannya sebagai "gadis muda lemah yang tampak berusia dua puluh tahun, sangat cantik, menyenangkan, baik hati, ceria, dan sederhana".

Nazi akhirnya menangkapnya, mengirimnya ke beberapa kamp konsentrasi, termasuk Ravensbrück yang terkenal.

Meski diinterogasi 21 kali, dia menolak untuk mengungkapkan nama rekan pemimpin perlawanannya atau mengkhianati salah satu rekannya, termasuk ayahnya, yang juga dicurigai.

Ayahnya dieksekusi, tetapi dia selamat, hanya karena Nazi meremehkan pentingnya wanita muda yang kurus ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved