Gara-gara Status di WhatsApp, Internet Satu Kota Dimatikan
Rabu, 07 Juni 2023 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
Status WhatsApp tersebut memang membuat banyak orang protes dan menjadi bentrokan yang pecah antara dua kelompok. Bentrokan pun pecah sebagai akibat dari status WhatsApp yang dipasang oleh tiga anak remaja.
"Merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menjaga hukum dan ketertiban di negara bagian. Saya juga mengimbau masyarakat untuk damai dan tenang. Penyelidikan polisi sedang berlangsung dan tindakan akan diambil terhadap mereka terbukti bersalah," kata Maharashtra CM Eknath Shinde.
Sumber kepolisian mengatakan kepada News18 bahwa para remaja telah ditahan, menambahkan bahwa mereka yang ditahan karena terlibat pelemparan batu FIR. Lebih dari lima penangkapan telah dilakukan dan 20 orang telah ditahan sejauh ini.
"Beberapa organisasi telah menyerukan bandh Kolhapur dan anggota organisasi ini berkumpul di Shivaji Chowk hari ini. Setelah demonstrasi mereka berakhir, massa mulai membubarkan diri," kata kantor berita PTI mengutip Inspektur Polisi Kolhapur Mahendra Pandit.
"Tetapi beberapa provokator mulai melempari batu, memaksa polisi untuk menggunakan kekerasan terhadap orang-orang ini untuk membubarkan mereka," lanjutnya.
"Merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menjaga hukum dan ketertiban di negara bagian. Saya juga mengimbau masyarakat untuk damai dan tenang. Penyelidikan polisi sedang berlangsung dan tindakan akan diambil terhadap mereka terbukti bersalah," kata Maharashtra CM Eknath Shinde.
Sumber kepolisian mengatakan kepada News18 bahwa para remaja telah ditahan, menambahkan bahwa mereka yang ditahan karena terlibat pelemparan batu FIR. Lebih dari lima penangkapan telah dilakukan dan 20 orang telah ditahan sejauh ini.
"Beberapa organisasi telah menyerukan bandh Kolhapur dan anggota organisasi ini berkumpul di Shivaji Chowk hari ini. Setelah demonstrasi mereka berakhir, massa mulai membubarkan diri," kata kantor berita PTI mengutip Inspektur Polisi Kolhapur Mahendra Pandit.
"Tetapi beberapa provokator mulai melempari batu, memaksa polisi untuk menggunakan kekerasan terhadap orang-orang ini untuk membubarkan mereka," lanjutnya.
(wbs)
Lihat Juga :