Terkubur 200.000 Tahun, Jejak Manusia Purba dengan Otak Sebesar Jeruk Ditemukan
Rabu, 07 Juni 2023 - 17:28 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskan dia, ekspedisi pencarian spesies ini berhasil menemukan bukti kerangka orang dewasa dan anak-anak di bawah bumi, termasuk satu tubuh dengan 83 fragmen tulang dan gigi yang dapat diidentifikasi.
Hominin yang digali lainnya termasuk hemi-mandible dewasa yang terpisah dengan gigi yang terkait, femur kanan dewasa parsial, fragmen humeri kiri dan kanan, ulna kiri dan kanan, jari-jari kiri dan kanan, fragmen vertebral dan tulang rusuk, fragmen iskium, dan beberapa fragmen kranial.
Baca juga: Fosil Manusia Purba di Israel Diyakini Nenek Moyang Neanderthal
"Homo Naledi adalah spesies primitif di persimpangan, antara kera dan manusia modern, yang memiliki otak seukuran otak simpanse dan setinggi sekitar lima kaki," sambungnya.
Dengan jari-jari dan kaki melengkung, tangan dan kaki yang memegang alat yang dibuat untuk berjalan, spesies yang ditemukan oleh Berger sudah membalikkan gagasan, bahwa jalur evolusi manusia adalah garis lurus.
Yang menarik bagi para ilmuwan adalah, simbol-simbol ini diamati di antara Neanderthal hampir 600.000 tahun yang lalu dan homo sapiens di Afrika Selatan, sekitar 80.000 tahun yang lalu.
Hominin yang digali lainnya termasuk hemi-mandible dewasa yang terpisah dengan gigi yang terkait, femur kanan dewasa parsial, fragmen humeri kiri dan kanan, ulna kiri dan kanan, jari-jari kiri dan kanan, fragmen vertebral dan tulang rusuk, fragmen iskium, dan beberapa fragmen kranial.
Baca juga: Fosil Manusia Purba di Israel Diyakini Nenek Moyang Neanderthal
"Homo Naledi adalah spesies primitif di persimpangan, antara kera dan manusia modern, yang memiliki otak seukuran otak simpanse dan setinggi sekitar lima kaki," sambungnya.
Dengan jari-jari dan kaki melengkung, tangan dan kaki yang memegang alat yang dibuat untuk berjalan, spesies yang ditemukan oleh Berger sudah membalikkan gagasan, bahwa jalur evolusi manusia adalah garis lurus.
Yang menarik bagi para ilmuwan adalah, simbol-simbol ini diamati di antara Neanderthal hampir 600.000 tahun yang lalu dan homo sapiens di Afrika Selatan, sekitar 80.000 tahun yang lalu.
(san)
Lihat Juga :