Berukuran 2 Kali Los Angeles, Gunung Es Terbesar di Dunia Tercabik-cabik Jadi 6 Bagian

Rabu, 07 Juni 2023 - 07:27 WIB
loading...
Berukuran 2 Kali Los...
Pecahan gunung es terbesar di dunia berukuran 2 kali Los Angeles tercabik-cabik menjadi 6 bagian di Laut Scotia dekat pulau Georgia Selatan. Foto/NASA Earth Observatory
A A A
KING EDWARD POIN - Pecahan gunung es terbesar di dunia berukuran 2 kali Los Angeles tercabik-cabik menjadi 6 bagian di Laut Scotia dekat pulau Georgia Selatan. Lempengan gunung es yang diberi kode A-76A sudah masuk Jalur Drake, jalur laut yang kuat dari Antartika menuju samudra lepas.

Peristiwa ini terekam melalui gambar satelit menunjukkan pecahan dari gunung es A-76A yang sangat besar tersebar di dekat pulau Georgia Selatan. Di lokasi ini, gunung es terbesar di dunia sebelumnya juga menemui ajalnya pada tahun 2020.

Gunung es A-76A adalah bagian terbesar yang tersisa dari Rak Es Ronne Antartika dan terpisah pada Mei 2021. Kemudian gunung es terbesar di dunia A-76A pecah menjadi beberapa lempengan seukuran kota.

Baca juga; Es Antartika Mencair, Pasokan Oksigen ke Seluruh Laut Dunia Merosot 40%

Pada Oktober 2022, gambar satelit mengungkapkan bahwa gunung es A-76A berukuran panjang sekitar 135 kilometer dan lebar 26 km. Pada tanggal 24 Mei, satelit Terra NASA menangkap gambar baru dari enam bongkahan A-76A yang cukup besar yang menjauh satu sama lain di dekat pulau Georgia Selatan di Laut Scotia.

Menurut ke Observatorium Bumi NASA, gambar ini menunjukkan bahwa gunung besar telah terfragmentasi beberapa hari sebelum gambar diambil. Pecahan gunung es itu berada sekitar 2.415 km dari titik di mana A-76 lepas landas dari Antartika pada tahun 2021.

“Sangat mengesankan gunung es berlayar sejauh itu dalam waktu sekitar dua tahun. Itu jelas menggambarkan kekuatan arus di bagian Samudra Selatan ini,” kata Christopher Shuman, ahli glasiologi di University of Maryland dan Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, kepada NASA Earth Observatory.

Gunung es terbesar di dunia sebelumnya, A-68A, juga runtuh di dekat Georgia Selatan pada Desember 2020 setelah meluncur melalui Drake Passage (Jalur Drake). Pada saat itu, para konservasionis khawatir gunung es A-68A yang seukuran Delaware dapat bertabrakan dengan wilayah Georgia Selatan.

Baca juga; Sebelum Lapisan Es Purba Mencair, Selat Bering Merupakan Daratan Penghubung Asia dan Amerika Utara

Namun, gunung es yang besar dan kuat itu nyaris tidak mengenai pulau itu sebelum terbelah dua oleh arus laut dan kemudian hancur. Gunung es A-76A juga tidak pernah bertabrakan langsung dengan Georgia Selatan, tetapi masih bisa berdampak pada ekosistem laut di dekatnya.

Pada saat gunung es A-68A benar-benar meleleh pada pertengahan 2021, para ilmuwan memperkirakan telah membuang sekitar 1 triliun ton air tawar ke laut di dekat Georgia Selatan. Kemungkinan A-76A juga akan menyuntikkan air tawar dalam jumlah besar ke laut terdekat, yang dapat mengganggu jaring makanan laut.
Berukuran 2 Kali Los Angeles, Gunung Es Terbesar di Dunia Tercabik-cabik Jadi 6 Bagian


Dalam sebuah pernyataan, Mark Belchier, direktur Perikanan dan Lingkungan untuk Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich Selatan, memperingatkan bahwa bongkahan gunung es baru dapat menjadi ancaman bagi kapal yang beroperasi di wilayah tersebut. Apalagi sudah terpecah menjadi 6 bagian yang tersebar di perairan.

Georgia Selatan mungkin menjadi wilayah paling sering di lintasi gunung lain yang terpecah-pecah. Apalagi pada bulan Januari, sebuah lempengan es seukuran London, bernama A-81, lahir dari Rak Es Brunt Antartika.

Penelitian menunjukkan bahwa A-81 juga bisa melayang ke Drake Passage, yang mungkin melontarkannya ke Georgia Selatan. Pada Oktober 2022, sebuah gunung es yang dikenal sebagai B-22A, berukuran sekitar dua kali ukuran Houston, Texas, mulai menjauh dari Antartika setelah menghabiskan lebih dari 20 tahun di dasar laut dekat Gletser Thwaites, juga dikenal sebagai "Gletser Kiamat".
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bakal Hancur Total,...
Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru
Gunung Es Raksasa Mengapung...
Gunung Es Raksasa Mengapung Menuju Permukiman Greenland
Mencairnya Es Ungkap...
Mencairnya Es Ungkap Rahasia Ribuan Tahun di Pegunungan Rocky
Gunung Es Raksasa Berwarna...
Gunung Es Raksasa Berwarna Hitam Muncul di Laut Labrador
Struktur Aneh Muncul...
Struktur Aneh Muncul di Antartika, Ilmuwan Klaim Tanda Akhir Dunia Semakin Nyata
Begini Kondisi Bumi...
Begini Kondisi Bumi saat Es Antartika Seluruhnya Mencair
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Gempar! Seorang Pria...
Gempar! Seorang Pria Menghilang dan Membeku Sempurna di Dalam Es Selama 28 Tahun
Hilang 65 Tahun, Pria...
Hilang 65 Tahun, Pria Ini Ditemukan Sudah Jadi Tulang Membeku di Antartika
Rekomendasi
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved