Mengenal Teknologi Augmented Reality, Apple Hadirkan New Vision Pro Seharga Rp52 Juta
Selasa, 06 Juni 2023 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Apple menyebutnya komputasi spasial karena memadukan konten ke dalam ruang di sekitar Anda. Pengguna hanya perlu menggerakkan mata, tangan, dan mengucapkan perintah khusus, untuk berselancar atau penelusuran dengan pengalaman yang berbeda.
“Kami merancang komputer spasial yang berdiri sendiri yang dapat dikenakan ringkas pada perangkat elektronik pribadi tercanggih yang pernah ada,” kata Mike Rockwell, wakil presiden Apple dari Technology Development Group.
Baca juga; Harga Tembus Rp45 Juta, Apple Pilih Tunda Peluncuran Kacamata AR hingga 2024
Kepala antarmuka manusia Apple Alan Dye mengatakan bahwa pengguna dapat memilih konten dalam kacamata dengan mata, mengetukkan jari untuk mengklik, dan menjentikkan dengan lembut untuk menggulir. Fitur EyeSight tetap menampilkan mata Anda kepada orang-orang di sekitar ruangan, tidak seperti Meta Quest, yang menutup mata dengan pelindung buram.
Layar eksterior Vision Pro menjadi gelap saat pengguna benar-benar tenggelam dalam dunia virtual, tetapi menampilkan sinyal saat perangkat sedang digunakan. Ini memberi tahu orang luar bahwa Anda sedang berada di dunia AR.
Saat seseorang mendekati pengguna dalam mode virtual penuh, headset akan menunjukkan pengguna dan orang luar satu sama lain. “Jadi kamu tidak pernah terisolasi dari orang-orang di sekitarmu. Kamu bisa melihat mereka, dan mereka bisa melihatmu," kata Dye.
“Kami merancang komputer spasial yang berdiri sendiri yang dapat dikenakan ringkas pada perangkat elektronik pribadi tercanggih yang pernah ada,” kata Mike Rockwell, wakil presiden Apple dari Technology Development Group.
Baca juga; Harga Tembus Rp45 Juta, Apple Pilih Tunda Peluncuran Kacamata AR hingga 2024
Kepala antarmuka manusia Apple Alan Dye mengatakan bahwa pengguna dapat memilih konten dalam kacamata dengan mata, mengetukkan jari untuk mengklik, dan menjentikkan dengan lembut untuk menggulir. Fitur EyeSight tetap menampilkan mata Anda kepada orang-orang di sekitar ruangan, tidak seperti Meta Quest, yang menutup mata dengan pelindung buram.
Layar eksterior Vision Pro menjadi gelap saat pengguna benar-benar tenggelam dalam dunia virtual, tetapi menampilkan sinyal saat perangkat sedang digunakan. Ini memberi tahu orang luar bahwa Anda sedang berada di dunia AR.
Saat seseorang mendekati pengguna dalam mode virtual penuh, headset akan menunjukkan pengguna dan orang luar satu sama lain. “Jadi kamu tidak pernah terisolasi dari orang-orang di sekitarmu. Kamu bisa melihat mereka, dan mereka bisa melihatmu," kata Dye.

Lihat Juga :