Awan Es di Atmosfer Bumi Bantu Prediksi Perubahan Iklim, NASA Teliti Lebih Dalam

Senin, 05 Juni 2023 - 20:35 WIB
loading...
Awan Es di Atmosfer...
NASA mengembangkan proyek Polarized Submillimeter Ice-cloud Radiometer atau PolSIR untuk meneliti lebih dalam tentang awan es di atmosfer Bumi. Foto/NASA
A A A
WASHINGTON - NASA mengembangkan proyek Polarized Submillimeter Ice-cloud Radiometer atau PolSIR untuk meneliti lebih dalam tentang awan es di atmosfer Bumi. Misi ini untuk membantu memahami bagaimana awan es merespons perubahan iklim dan bagaimana pengaruhnya terhadap iklim di masa depan.

Polarized Submillimeter Ice-cloud Radiometer (PolSIR) milik NASA adalah instrumen yang dirancang untuk mempelajari awan es yang terbentuk tinggi di atas wilayah tropis dan subtropis Bumi. Sepasang sensor yang relatif murah ini akan dipasang pada dua satelit kecil dan diluncurkan ke orbit Bumi yang rendah.

Instrumen ini akan mengumpulkan data tentang bagaimana awan es berubah selama sehari. Data tersebut akan membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana awan es ini merespons perubahan iklim.

Baca juga; Perubahan Iklim Ganggu Sistem Pernapasan Laut

“Mempelajari awan es sangat penting untuk meningkatkan perkiraan iklim dan ini akan menjadi pertama kalinya kami dapat mempelajari awan es secara detail,” kata Nicola Fox, Administrator Asosiasi untuk Direktorat Misi Sains di Markas Besar NASA di Washington, dikutip SINDOnews dari laman Space, Senin (5/6/2023).

Peralatan untuk misi ini adalah dua pasang radiometer yang identik, yang akan mengukur radiasi elektromagnetik yang keluar dari awan. Radiometer akan merekam radiasi infra merah pada dua frekuensi berbeda: 325 dan 680 gigahertz.

Setiap pasang radiometer akan melakukan perjalanan di atas sebuah cubesat, sebuah satelit mini yang tingginya sedikit lebih dari satu kaki. Kedua kubus akan mengorbit antara tiga dan sembilan jam terpisah, memungkinkan mereka untuk terus mengumpulkan data di awan es selama 24 jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Rekomendasi
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Berita Terkini
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Infografis
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved