8 Cara Bikin WhatsApp Anda Lebih Aman dari Penipu Digital

Senin, 05 Juni 2023 - 07:27 WIB
loading...
8 Cara Bikin WhatsApp...
WhatsApp diketahui baru saja merilis fitur keamanan baru untuk melindungi pengguna mereka. Foto: dok WhatsApp
A A A
JAKARTA - WhatsApp baru saja meluncurkan Pusat Keamanan global baru (whatsapp.com/security). Tujuannya, agar pengguna bisa melindungi diri dari dari penipuan, spam, dan kontak yang tidak diinginkan.

Sejumlah langkah keamanan ditambahkan WhatsApp di balik layar. Tujuannya, untuk menjaga agar percakapan pengguna tetap terlindungi. Salah satu langkahnya adalah perlindungan akun, yang akan memberi peringatan jika ada percobaan tidak sah untuk memindahkan akun ke perangkat lain.

Hal ini mencakup permintaan verifikasi ketika ada upaya masuk dari perangkat lama Anda sebagai langkah keamanan tambahan. Pengguna juga dapat mengunci akun WhatsApp Anda dengan sidik jari atau ID wajah sebagai langkah privasi tambahan. Untuk menggunakan fitur ini, Anda dapat dengan mudah menambahkan biometrik Anda di pengaturan privasi aplikasi.

Nah, agar WhatsApp Anda lebih aman dan terthindar dari hacker atau penjahat siber, berikut beberapa fitur keamanan yang harus digunakan atau diaktifkan di WhatsApp:

1. Aktifkan verifikasi dua langkah

Mengaktifkan verifikasi dua langkah dapat membuat akun Anda jadi lebih aman. Setelah diaktifkan, Anda akan diminta untuk memasukkan PIN 6 digit saat mengatur ulang atau memverifikasi akun Anda. Langkah ini bertujuan melindungi akun Anda dari serangan phishing dan upaya pengambilalihan akun oleh penipu.

2. Lapor dan blokir pesan mencurigakan

Apakah Anda pernah menerima pesan mencurigakan dari nomor tidak dikenal yang meminta informasi pribadi? Nah, WhatsApp menyediakan cara mudah untuk melaporkan dan memblokir akun yang bermasalah. Setelah Anda melaporkan kontak, bisnis, atau pesan tertentu, WhatsApp akan menerima lima pesan terakhir dari percakapan tersebut dan dapat memblokir akun tersebut apabila terbukti melanggar Ketentuan Layanan.

Selain itu, Anda juga dapat dengan mudah memblokir akun yang mengirim pesan yang tidak diinginkan. Kontak yang telah diblokir tidak dapat lagi menelepon atau mengirim pesan kepada Anda.

3. Gunakan aplikasi WhatsApp resmi

Hindari mengunduh WhatsApp versi palsu atau tidak resmi yang dikembangkan oleh pihak ketiga di Android atau iOS. Misalnya saja GB WhatsApp. Aplikasi tidak resmi dapat mengandung malware yang dapat mencuri data atau merusak ponsel Anda, sehingga privasi serta keamanan Anda terancam karena informasi pribadi Anda tidak lagi terlindungi oleh enkripsi end-to-end,” tulis keterangan WhatsApp.

Jika Anda menerima notifikasi peringatan yang mengatakan “Aplikasi ini palsu” dari app store, segera hapus aplikasi tersebut dan unduh versi resminya.

4. Menjaga privasi dalam percakapan grup

Pengaturan privasi dan sistem undangan grup WhatsApp memberi pengguna kendali penuh atas siapa yang dapat menambahkan mereka ke dalam grup. Sehingga meningkatkan privasi pengguna dan mencegah orang lain untuk menambahkan Anda ke dalam grup yang tidak Anda inginkan.

Jika Anda berada dalam percakapan grup yang tidak cocok dengan Anda, Anda memiliki opsi untuk keluar dari grup secara pribadi tanpa sepengetahuan anggota lainnya.

5. Media Sekali Lihat dan Pesan Sementara

Untuk meningkatkan privasi dalam pengalaman berkirim pesan, Anda dapat menggunakan fitur Sekali Lihat untuk mengirim foto atau media yang hanya dapat dilihat sekali oleh penerima tanpa opsi untuk menyimpan, meneruskan, menangkap layar, atau membagikan pesan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
Hizbullah Klaim Tewaskan...
Hizbullah Klaim Tewaskan Lebih dari 70 Tentara Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved