ASMC Sebut Akibat El Nino Negara ASEAN Akan Diselimuti Asap Tebal

Kamis, 01 Juni 2023 - 05:43 WIB
loading...
ASMC Sebut Akibat El...
El Nino akan membuat negara ASEAN diselimuti asap tebal. FOTO/ DAILY
A A A
SINGAPURA - Otoritas cuaca dan iklim telah memperingatkan kabut asap yang lebih serius di wilayah ASEAN selatan antara Juni dan Oktober tahun ini.

Peringatan itu dilakukan saat musim kemarau diprediksi lebih parah dan berkepanjangan dari biasanya.

BACA JUGA - Cuaca Panas Ekstrem, Warga Diimbau Tidak Bakar Lahan Sembarangan

Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) membuat pengumuman tersebut sambil mengeluarkan Peringatan Level Satu yang mengindikasikan dimulainya musim kemarau terkait dengan Monsun Barat Daya di wilayah ASEAN selatan.

"Cuaca kering terus-menerus telah tercatat di sebagian besar wilayah Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand selatan baru-baru ini karena garis hujan muson bergerak ke utara Khatulistiwa.

“Dengan tingginya kemungkinan terjadinya El Nino dalam beberapa bulan ke depan, musim kemarau diperkirakan akan lebih parah dan lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya dan diperkirakan berlangsung hingga Oktober mendatang,” jelas lembaga tersebut.

Menurut ASMC, saat ini aktivitas titik api di wilayah ASEAN selatan masih terkendali, dengan masing-masing 14 dan 13 titik api terdeteksi di wilayah tersebut pada 27 dan 28 Mei.

Bahkan, kepulan asap juga terdeteksi di beberapa wilayah pada bulan ini. Namun, sejauh ini tidak ada insiden kabut asap lintas batas yang tercatat.

Sejak awal tahun ini, suhu permukaan laut yang lebih hangat telah tercatat di Pasifik tropis timur.

Hal itu merupakan pertanda awal yang mendukung fenomena El Nino yang akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

Fenomena Dipole Samudera Hindia yang berada pada fase positif dan mencegah terbentuknya awan di bagian tertentu Samudera Hindia tropis, kemungkinan juga akan terjadi dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Biasanya, kedua fenomena iklim tersebut membawa kondisi yang lebih kering dan lebih panas ke banyak bagian wilayah ASEAN bagian selatan.

Berdasarkan pemantauan tersebut, ASMC menyatakan menilai risiko yang lebih tinggi dari peningkatan titik panas dan insiden kabut asap lintas batas di wilayah ASEAN selatan antara Juni dan Oktober tahun ini.

Situasi itu dibandingkan dengan tiga tahun lalu ketika musim kemarau tidak terlalu parah akibat kondisi La Nina yang berkepanjangan.

“Beberapa tindakan pencegahan dan mitigasi dini dikeluarkan untuk mencegah terjadinya kebakaran lintas batas dan kabut asap di wilayah tersebut,” jelas lembaga tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved