Badai Mawar Bergerak ke Filipina, Ribuan Warga Diungsikan, Sekolah dan Kantor Ditutup
Selasa, 30 Mei 2023 - 11:05 WIB
loading...
Ilustrasi badai Topan Mawar. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ribuan warga desa di Filipina diungsikan, sekolah, dan kantor ditutup. Hal ini menyusul badai Topan Mawar yang mulai mendekati wilayah provinsi utara negara itu, setelah menghancurkan Guam, Amerika Serikat (AS).
Topan Mawar yang bergerak ke Filipina ini memiliki kecepatan angin maksimum 155 kpm (96 mph) dan hembusan hingga 190 kph (118 mph). Kawanan pegunungan di kawasan ini berhasil menghambat laju badai.
Dilansir dari NPR, pihak berwenang memperingatkan lonjakan pasang surut yang berbahaya, banjir bandang dan tanah longsor, saat badai itu melewati provinsi Batanes, di sisi paling utara Filipina.
Baca juga: Badai Topan Mawar Kategori 4 Terjang Wilayah Pasific Amerika, Militer Umumkan Keadaan Darurat
"Cuacanya sangat tidak terduga saat ini, dan bisa berubah kapan saja. Kita harus selalu tetap di sisi keselamatan," kata Asisten Sekretaris dari Kantor Pertahanan Sipil Filipina, Raffy Alejandro dikutip Selasa (30/5/2023).
Topan Mawar yang bergerak ke Filipina ini memiliki kecepatan angin maksimum 155 kpm (96 mph) dan hembusan hingga 190 kph (118 mph). Kawanan pegunungan di kawasan ini berhasil menghambat laju badai.
Dilansir dari NPR, pihak berwenang memperingatkan lonjakan pasang surut yang berbahaya, banjir bandang dan tanah longsor, saat badai itu melewati provinsi Batanes, di sisi paling utara Filipina.
Baca juga: Badai Topan Mawar Kategori 4 Terjang Wilayah Pasific Amerika, Militer Umumkan Keadaan Darurat
"Cuacanya sangat tidak terduga saat ini, dan bisa berubah kapan saja. Kita harus selalu tetap di sisi keselamatan," kata Asisten Sekretaris dari Kantor Pertahanan Sipil Filipina, Raffy Alejandro dikutip Selasa (30/5/2023).
Lihat Juga :