95.000 Kasus Penipuan Online Terjadi di India selama 2022

Selasa, 30 Mei 2023 - 07:53 WIB
loading...
95.000 Kasus Penipuan...
Ilustrasi pelaku cyber crime. Foto: Istimewa
A A A
JAKARTA - India menuju transformasi digital. Dari belanja online, merencanakan liburan, dan bahkan memesan makanan atau bahan makanan, semua menggunakan antarmuka pembayaran terpadu (UPI).

Namun, dengan makin berkembangnya teknologi digital, ancaman kejahatan pun meningkat. Kasus penipuan online melalui WhatsApp dan lainnya meningkat. Bahkan pembayaran UPI tidak kebal terhadap ini.

Menurut data pemerintah, ada 84.000 kasus penipuan UPI, pada tahun 2021-22, dan pada 2020-21 mencapai 77.000 kasus. Sedangkan 95.000 kasus penipuan transaksi UPI terjadi pada tahun 2022-23.

Baca juga: Cyber Crime Polda Kepri Pantau Pelanggaran Pilkada

"Kasus hampir dua kali lipat dalam rentang satu tahun," tulis Business Today, dikutip Selasa (30/5/2023).

Sebuah laporan oleh TOI, mengutip statistik Kepolisian Delhi mengungkapkan, bahwa ada sebanyak 11.717 keluhan penipuan terkait UPI, pada tahun 2022 dan 5.577 keluhan pada tahun 2021.

Polisi menyatakan, bahwa dalam penipuan terkait UPI, scammers meminta para korban untuk mengunduh perangkat lunak bantuan jarak jauh di telepon mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Universitas India Dikecam...
Universitas India Dikecam Karena Mengklaim Anjing Robot Buatan China
Era Mama Minta Pulsa...
Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah
Modus Baru Kuras Rekening:...
Modus Baru Kuras Rekening: Hati-Hati Jebakan Refund QRIS Palsu Mengatasnamakan Ekspedisi
Waspada! Skema Ponzi...
Waspada! Skema Ponzi TikTok Live: Modal Gift Galaxy Dijanjikan Puluhan Juta
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Lesti Kejora Imbau Fans...
Lesti Kejora Imbau Fans Waspada Penipuan, Jangan Percaya Akun Media Sosial Palsu
Rekomendasi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Di Ambang Perang, India...
Di Ambang Perang, India Borong 26 Jet Tempur Rafale
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved