Berpotensi Jadi Sumber Energi Hijau, Batubara Akan Digunakan Menyimpan Hidrogen
Senin, 29 Mei 2023 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Untuk menguji teori tersebut, tim peneliti membangun peralatan penghasil tekanan khusus untuk memaksa hidrogen masuk ke dalam batubara. Mereka juga sedang meneliti kualitas batubara yang akan diubah hidrogen juga.
“Kami membuat desain yang sangat baru dan sangat menantang. Kami harus merancang sistem percobaan dengan benar berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan batu bara dan serpihannya,” kata Shimin Liu, dikutip SINDOnews dari laman NewAtlas, Senin (29/5/2023).
Dalam analisis terhadap delapan jenis batubara berbeda dari seluruh Amerika Serikat, para peneliti menemukan bahan tersebut sangat baik menyimpan hidrogen. Ditemukan batubara terbaik untuk menyimpan hidrogen adalah batubara bituminous volatil rendah yang ditemukan di Virginia dan batubara antrasit dari Pennsylvania.
Baca juga; Penggunaan Energi Terbarukan untuk Tekan Konsumsi Energi Fosil
Dalam struktur barubara itu ditemukan fitur perangkap gas karena memiliki komposisi yang unik. Selama ini banyak yang mendefinisikan batubara sebagai batu, padahal sebenarnya itu adalah polimer. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal, Applied Energy.
“Kami membuat desain yang sangat baru dan sangat menantang. Kami harus merancang sistem percobaan dengan benar berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan batu bara dan serpihannya,” kata Shimin Liu, dikutip SINDOnews dari laman NewAtlas, Senin (29/5/2023).
Dalam analisis terhadap delapan jenis batubara berbeda dari seluruh Amerika Serikat, para peneliti menemukan bahan tersebut sangat baik menyimpan hidrogen. Ditemukan batubara terbaik untuk menyimpan hidrogen adalah batubara bituminous volatil rendah yang ditemukan di Virginia dan batubara antrasit dari Pennsylvania.
Baca juga; Penggunaan Energi Terbarukan untuk Tekan Konsumsi Energi Fosil
Dalam struktur barubara itu ditemukan fitur perangkap gas karena memiliki komposisi yang unik. Selama ini banyak yang mendefinisikan batubara sebagai batu, padahal sebenarnya itu adalah polimer. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal, Applied Energy.
Lihat Juga :