Bintang Ini Jadi Petunjuk Kelahiran Nabi Isa yang Diabadikan Injil dan Al-Quran
Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Jika “bintang” adalah hasil dari suatu konjungsi (dan peristiwa bersejarah ini benar-benar terjadi), maka ada sejumlah peristiwa yang mungkin menjadi penyebabnya.
Salah satunya adalah konjugsi antara Jupiter, Saturnus, bulan dan matahari di konstelasi Aries pada tanggal 17 April 6 SM.
Hubungan ini cocok dengan cerita orang Majus karena beberapa alasan. Pertama, konjungsi ini terjadi pada dini hari, yang sejalan dengan deskripsi Injil tentang Bintang Betlehem sebagai bintang pagi yang sedang terbit.
Walaupun ada penjelasan yang semakin masuk akal, kita sebetulnya tak benar-benar tahu akan apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu.
Bintang apa sesungguhnya yang memandu orang Majus ke tempat bayi Yesus diletakkan. “Dalam sains, tidak ada yang betul-betul selesai,” kata Molnar.
“Kita tidak benar-benar tahu, apakah bintang Betlehem adalah konjungsi, peristiwa astrologis, atau fabel kekristenan. Mungkin saja itu sebuah mujizat.”
Tak hanya Injil, dalam QS Maryam/19:40ayat ini Allah SWT menjelaskan bagaimana situasi kelahiran Nabi Isa as, dan ketika ibunya, Maryam, dengan tabah dan sabar menghadapi kaumnya yang menuduh serta menghina dengan kehadiran bayinya itu.
"Dan Ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Alquran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, Maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna,'' QS Maryam/19:16.
Salah satunya adalah konjugsi antara Jupiter, Saturnus, bulan dan matahari di konstelasi Aries pada tanggal 17 April 6 SM.
Hubungan ini cocok dengan cerita orang Majus karena beberapa alasan. Pertama, konjungsi ini terjadi pada dini hari, yang sejalan dengan deskripsi Injil tentang Bintang Betlehem sebagai bintang pagi yang sedang terbit.
Walaupun ada penjelasan yang semakin masuk akal, kita sebetulnya tak benar-benar tahu akan apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu.
Bintang apa sesungguhnya yang memandu orang Majus ke tempat bayi Yesus diletakkan. “Dalam sains, tidak ada yang betul-betul selesai,” kata Molnar.
“Kita tidak benar-benar tahu, apakah bintang Betlehem adalah konjungsi, peristiwa astrologis, atau fabel kekristenan. Mungkin saja itu sebuah mujizat.”
Tak hanya Injil, dalam QS Maryam/19:40ayat ini Allah SWT menjelaskan bagaimana situasi kelahiran Nabi Isa as, dan ketika ibunya, Maryam, dengan tabah dan sabar menghadapi kaumnya yang menuduh serta menghina dengan kehadiran bayinya itu.
"Dan Ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Alquran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur. Maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus roh Kami kepadanya, Maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna,'' QS Maryam/19:16.
(wbs)
Lihat Juga :