Fakta Baru! Dinosaurus Punah akibat Hujan Asteroid dan Mega-Earthquake
Jum'at, 26 Mei 2023 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
"Ada tahun 2014, saat melakukan kerja lapangan di Pulau Gorgonilla Kolombia, Bermudez menemukan endapan bulat, lapisan sedimen yang diisi dengan manik-manik kaca kecil (sebesar 1,1 mm)," jelasnya.
Dia juga menemukan serpihan yang dikenal sebagai tektit dan mikrotektit yang dikeluarkan ke atmosfer. Manik-manik kaca itu terbentuk ketika panas yang membuat meleleh dan menyebarkan kerak bumi.
"Batuan yang terpapar di Pantai Pulau Gorgonilla menceritakan sebuah kisah dari dasar lautan. Sekitar 3.000 km barat daya dari lokasi bencana, ditemukan makhluk laut kecil ketika asteroid menabrak," sambungnya.
Baca juga: 9 Penghuni Bumi Sebelum Dinosaurus yang Jarang Diketahui
Lapisan lumpur dan batu pasir sejauh 10-15 meter di bawah dasar laut itu mengalami deformasi sedimen lunak yang diawetkan dalam singkapan saat ini. Hal ini menunjukkan, bahwa guncangan pasti berlanjut selama berminggu-minggu dan bulan, untuk membuat endapan berbutir halus ini untuk mencapai dasar laut.
Dia juga menemukan serpihan yang dikenal sebagai tektit dan mikrotektit yang dikeluarkan ke atmosfer. Manik-manik kaca itu terbentuk ketika panas yang membuat meleleh dan menyebarkan kerak bumi.
"Batuan yang terpapar di Pantai Pulau Gorgonilla menceritakan sebuah kisah dari dasar lautan. Sekitar 3.000 km barat daya dari lokasi bencana, ditemukan makhluk laut kecil ketika asteroid menabrak," sambungnya.
Baca juga: 9 Penghuni Bumi Sebelum Dinosaurus yang Jarang Diketahui
Lapisan lumpur dan batu pasir sejauh 10-15 meter di bawah dasar laut itu mengalami deformasi sedimen lunak yang diawetkan dalam singkapan saat ini. Hal ini menunjukkan, bahwa guncangan pasti berlanjut selama berminggu-minggu dan bulan, untuk membuat endapan berbutir halus ini untuk mencapai dasar laut.
Lihat Juga :