Hadapi Rencana Busuk AS di Ukraina, Rusia Modifikasi SPH

Kamis, 25 Mei 2023 - 08:24 WIB
loading...
Hadapi Rencana Busuk...
Rusia modifikasi Self-Propelled Howitzer (SPH) 2S18 Pat-S kaliber 152 mm guna menghadapi rencana busuk AS. FOTO. RT
A A A
KIEV - Hadapi rencana busuk Amerika Serikat dan sekutunya dengan mengirim peralatan tempur ke Ukraina secara diam-diam. Memaksa Rusia untuk memodifikasi kendaraan tempur era Uni Soviet agar kekinian.

BACA JUGA - Truk Canggih Buatan China Ini Bikin Drone dan Jet Tempur Tak Berkutik

Kantor berita RIA Novosti melaporkan bahwa PJSC Kurganmashzavod sedang mengerjakan modernisasi Self-Propelled Howitzer (SPH) 2S18 Pat-S kaliber 152 mm.

Diketahui, sistem SPH ini menggunakan platform Kendaraan Tempur Infanteri (IFV) BMP-3 yang telah dimodifikasi.

Sebenarnya sistem 2S18 Pat-S telah dikembangkan pada pertengahan 1980-an oleh Biro Desain Khusus Pabrik Pembuatan Mesin Kurgan (SKBM) untuk tingkat resimen Angkatan Darat Uni Soviet.

Namun, sistem SPH itu tidak diproduksi secara massal. Hanya meninggalkan satu prototipe hingga runtuhnya Uni Soviet pada Desember 1991.

Satu-satunya prototipe 2S18 Pat-S 52 dipajang pada halaman Museum Sejarah Militer Artileri, Pasukan Teknik, dan Pasukan Komunikasi, di Petersburg.

Seperti disebutkan di atas, Kurganmashzavod sedang mengerjakan finalisasi dan modernisasi proyek 2S18 Pat-S.

Mengusung meriam 2A63 yang dipasang pada sasis BMP-3. Meriam ini mampu menggunakan semua jenis amunisi kaliber 152 mm Uni Soviet (kini diteruskan Rusia).

2S18 Pat-S baru diperkirakan juga dapat menggunakan peluru artileri terkoreksi modern dengan muatan terpisah tipe 3OF39M Krasnopol- M dengan jangkauan tembak hingga 25 km.

Untuk keamanan awaknya, kemungkinan besar kendaraan BMP-3 yang sebagai platformnya akan dilengkapi dengan lapis baja tambahan di sekitar tubuhnya.

Beberapa jenis tank Uni Soviet juga masih digunakan oleh beberapa negara hingga saat ini.

T-10 adalah jenis tank pesawat utama yang diproduksi oleh Uni Soviet dari tahun 1953 hingga tahun 1963. Tank ini memiliki spesifikasi yang sangat baik untuk masanya, dengan sistem perlindungan dan kekuatan tembakan yang luar biasa.

T-10 juga memiliki mobilitas yang baik dan merupakan salah satu tank terberat pada masa itu, dengan berat hingga 46 ton. Tank ini sering digunakan oleh pasukan Uni Soviet dalam operasi militer dan digunakan oleh beberapa negara sekutu Soviet hingga tahun 1980-an.

T-10 dianggap sebagai tank pesawat utama yang sangat sukses pada masa Uni Soviet. Setelah T-10, beberapa jenis tank yang menjadi penerusnya termasuk T-54/55 dan T-62.

Kedua tank ini memiliki spesifikasi yang lebih baik dan merupakan perkembangan dari T-10, dengan sistem perlindungan dan kekuatan tembakan yang lebih baik.

T-54/55 dan T-62 juga memiliki mobilitas yang lebih baik dan lebih ringan dibanding T-10, dengan berat hingga 36 ton.

Kedua tank ini banyak digunakan oleh pasukan Uni Soviet dan negara-negara sekutunya selama beberapa dekade dan memainkan peran penting dalam beberapa perang dan konflik militer.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved