Dehlavieh, Rudal Buatan Iran yang Dipakai Rusia Hancurkan Tank AS
Rabu, 24 Mei 2023 - 11:32 WIB
loading...
A
A
A
Bobotnya mencapai 22,7 kg, dimana 6,8 kg dialokasikan untuk hulu ledak dua tahapnya, dan dapat menembus lapis baja setebal 12 cm
Sistem rudal antitank Iran memiliki skema warna yang berbeda untuk wadah peluncurannya. Dehlavieh dapat dengan mudah dibedakan dari Kornet dengan garis merah di bagian depan, di mana sistem Rusia tidak memiliki tanda seperti itu.
Ini adalah sistem generasi ketiga, varian Kornet-E mudah digunakan dan personel tidak memerlukan pelatihan ekstensif untuk dapat mengoperasikan sistem peluru kendali anti-tank.
Kornet memiliki panjang 120 cm, diameter 15,2 cm, dan berat rudal 27 kg serta tabungnya 2 kg. Kemudian ditambah tripod dan rudal siap tembak, sehingga berat totalnya mencapai 63,7 kg.
Kornet mampu menyerang target kendaraan lapis baja apapun termasuk MBT, dengan menggunakan sistem pemandu sinar laser yang andal dan mudah digunakan.
Kinerja dan kemampuannya jauh mengungguli ATGM era Uni Soviet sebelumnya yakni 9K111 Fagot (NATO: AT-4 Spigot) dan 9K113 Konkurs (NATO: AT-5 Spandrel) yang masih mengadopsi sistem wire-guided.
Sistem rudal antitank Iran memiliki skema warna yang berbeda untuk wadah peluncurannya. Dehlavieh dapat dengan mudah dibedakan dari Kornet dengan garis merah di bagian depan, di mana sistem Rusia tidak memiliki tanda seperti itu.
Ini adalah sistem generasi ketiga, varian Kornet-E mudah digunakan dan personel tidak memerlukan pelatihan ekstensif untuk dapat mengoperasikan sistem peluru kendali anti-tank.
Kornet memiliki panjang 120 cm, diameter 15,2 cm, dan berat rudal 27 kg serta tabungnya 2 kg. Kemudian ditambah tripod dan rudal siap tembak, sehingga berat totalnya mencapai 63,7 kg.
Kornet mampu menyerang target kendaraan lapis baja apapun termasuk MBT, dengan menggunakan sistem pemandu sinar laser yang andal dan mudah digunakan.
Kinerja dan kemampuannya jauh mengungguli ATGM era Uni Soviet sebelumnya yakni 9K111 Fagot (NATO: AT-4 Spigot) dan 9K113 Konkurs (NATO: AT-5 Spandrel) yang masih mengadopsi sistem wire-guided.
Lihat Juga :