Bumi Bocor Parah, 1.973 Danau dan Waduk di Dunia Mengering

Minggu, 21 Mei 2023 - 22:00 WIB
loading...
Bumi Bocor Parah, 1.973...
Terkuaj 1.973 danau dan waduk di dunia mengering berdasarkan riset terbaru University of Colorado Boulder di Amerika Serikat . FOTO/ NASA
A A A
WASHINGTON - Sebuah studi baru yang dilakukan University of Colorado Boulder di Amerika Serikat (AS) menyebut Danau waduk kering bermunculan bukti kuat kalau kebocoran di bumi semakin parah.

BACA JUGA - Tertulis di Al-Quran, Jawaban Fenomena Lubang Hitam Memakan Planet Lain Terkuak

Rekan penulis makalah penelitian, Balaji Rajagopalan, mengatakan hal itu secara langsung menimbulkan risiko bagi keamanan pasokan air di masa depan bagi manusia.

“Ini mempengaruhi 25 persen populasi dunia yang tinggal di kawasan danau, artinya sekitar dua miliar orang akan terpengaruh,''

"Perubahan iklim dan konsumsi yang tidak berkelanjutan adalah penyebab utama masalah ini dan memiliki efek jangka panjang yang lebih luas," katanya dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di majalah Science.

Ia menambahkan, dibandingkan dengan sungai yang lebih diperhatikan dari segi keilmuan, danau justru kurang terpantau dengan baik, padahal sangat penting untuk keamanan perairan.

Dikatakannya, bencana lingkungan yang melanda perairan lebih luas seperti Laut Kaspia dan Laut Aral, memberi sinyal kepada para peneliti bahwa ada krisis yang lebih besar.

“Dalam hal itu, tim peneliti, yang juga melibatkan ilmuwan dari AS, Prancis, dan Arab Saudi, memeriksa 1.972 danau dan waduk terbesar di Bumi, menggunakan satelit dari tahun 1992 hingga 2020 untuk mempelajari pertanyaan tersebut secara sistematis.

"Kami berfokus pada danau air tawar yang lebih besar karena keakuratan satelit dan kepentingannya bagi manusia dan satwa liar," katanya.

Dia mengatakan tim memperoleh data dari kombinasi citra Landsat, yang merupakan program pengamatan Bumi terlama, dengan elevasi permukaan air yang diperoleh melalui altimeter satelit, untuk menentukan bagaimana pergerakan danau telah berubah selama hampir 30 tahun.

Ia mengatakan, hasil kajian menemukan bahwa 53 persen danau dan waduk mengalami penurunan air dengan laju sekitar 22 gigaton (setara dengan satu miliar metrik ton) per tahun.

"Selama periode yang diteliti, 603 kilometer kubik air hilang, 17 kali lipat air di Danau Mead, reservoir terbesar di AS.

“Untuk danau alam, banyak kerugian yang disebabkan oleh pemanasan iklim serta penggunaan air yang tidak terkendali oleh manusia,” katanya seperti dilansir AFP.

Sementara itu, penulis utama, Fangfang Yao, mengatakan dunia sedang menghadapi kehilangan air danau dalam jumlah besar, tetapi tidak terdeteksi akibat perubahan iklim dan tindakan manusia.

"Di antaranya mengeringnya Danau Good-e-Zareh di Afghanistan dan Danau Mar Chiquita di Argentina," katanya dalam sebuah pernyataan.

Secara global, danau dan waduk air tawar menampung 87 persen air baku dunia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Rekomendasi
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Berita Terkini
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved