Bintik Raksasa Matahari Lepaskan Rentetan Letusan, Ada 9 Suar Besar Mengarah ke Bumi
Sabtu, 20 Mei 2023 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan suar matahari disebabkan ketika energi magnetik menumpuk di atmosfer matahari dan dilepaskan dalam ledakan radiasi elektromagnetik yang intens. Mereka dikategorikan berdasarkan ukuran ke dalam kelompok berhuruf, dengan kelas-X sebagai yang paling kuat.
Lalu ada suar kelas-M yang 10 kali lebih kecil dari suar kelas-X, kemudian suar kelas-C, kelas-B, dan terakhir kelas-A yang lemah. Dalam setiap kelas, angka dari 1 sampai 10 (dan seterusnya, untuk suar kelas X) menunjukkan kekuatan relatif suar. Suar terkuat dalam 24 jam terakhir tercatat di M5.3 pada 19 Mei 2023.
![Bintik Raksasa Matahari Lepaskan Rentetan Letusan, Ada 9 Suar Besar Mengarah ke Bumi]()
Semburan suar ini meluncur dengan kecepatan cahaya, radiasi mencapai Bumi hanya dalam waktu delapan menit dan mengionisasi lapisan atas atmosfer Bumi. Semburan suar ini mengirimkan sinar X-ray kuat dan radiasi ultraviolet ekstrem meluncur ke arah Bumi dan memicu pemadaman radio gelombang pendek.
Baca juga; Matahari Tembakan Suar, NOAA Minta Waspadai Badai Geomagnetik Hantam Bumi
National Oceanic and Atmospheric Administration's Space akan terus memantau dampak semburansuar matahari ini. Diketahui aktivitas matahari sedang meningkat sebagai bagian dari siklus 25 tahunan, yang diprediksi para ilmuwan akan mencapai puncaknya pada tahun 2025.
Lalu ada suar kelas-M yang 10 kali lebih kecil dari suar kelas-X, kemudian suar kelas-C, kelas-B, dan terakhir kelas-A yang lemah. Dalam setiap kelas, angka dari 1 sampai 10 (dan seterusnya, untuk suar kelas X) menunjukkan kekuatan relatif suar. Suar terkuat dalam 24 jam terakhir tercatat di M5.3 pada 19 Mei 2023.

Semburan suar ini meluncur dengan kecepatan cahaya, radiasi mencapai Bumi hanya dalam waktu delapan menit dan mengionisasi lapisan atas atmosfer Bumi. Semburan suar ini mengirimkan sinar X-ray kuat dan radiasi ultraviolet ekstrem meluncur ke arah Bumi dan memicu pemadaman radio gelombang pendek.
Baca juga; Matahari Tembakan Suar, NOAA Minta Waspadai Badai Geomagnetik Hantam Bumi
National Oceanic and Atmospheric Administration's Space akan terus memantau dampak semburansuar matahari ini. Diketahui aktivitas matahari sedang meningkat sebagai bagian dari siklus 25 tahunan, yang diprediksi para ilmuwan akan mencapai puncaknya pada tahun 2025.
(wib)
Lihat Juga :