Blue Origin Bangun Sistem Pendarat untuk Astronot Misi Artemis 5

Sabtu, 20 Mei 2023 - 13:49 WIB
loading...
Blue Origin Bangun Sistem...
Blue Origin terpilih untuk membangun sistem roket pendarat bulan Blue Moon dalam program Artemis 5. Foto/NASA/Blue Origin/
A A A
WASHINGTON - Blue Origin terpilih untuk membangun sistem roket pendarat bulan Blue Moon dalam program Artemis. Perusahaan milik Jeff Bezos mendapat kontrak senilai USD3,4 miliar untuk membuat sistem Human Landing System (HLS) agar dapat mengirimkan astronot ke bulan .

Perwakilan Blue Origin mengatakan, pendarat yang disebut Blue Moon, akan siap untuk rencana pendaratan misi Artemis 5 pada tahun 2029, setelah uji peluncuran dan pendaratan. Pendarat Blue Moon akan diluncurkan dengan roket dan berlabuh di Gateway, pos terdepan di Bulan yang dipimpin NASA.

“Kami akan menguji sistem pendarat lengkap dan arsitektur lengkap kira-kira satu tahun sebelumnya. Setelah semua berjalan lancar, maka dapat digunakan untuk meluncurkan astronot ke Bulan,” kata John Couluris, Wakil Presiden Blue Origin untuk Transportasi Bulan, dalam konferensi pers dikutip SINDOnews dari laman Space, Sabtu (20/5/2023).

Baca juga; Ini 4 Astronot Awak Misi Artemis 2

NASA menyebutkan, Blue Moon yang dibuat Blue Origin akan memberikan opsi kedua bagi pendaratan astronot di bulan. Sebelumnya NASA sudah menunjuk pesawat luar angkasa Starship milik SpaceX yang dipilih pada 2021.

“Pendarat tambahan yang berbeda akan membantu memastikan bahwa kami memiliki perangkat yang diperlukan untuk serangkaian pendaratan di permukaan bulan. Pendarat ini berguna untuk melakukan pengembangan sains dan teknologi,” kata Administrator NASA Bill Nelson.

Dengan pendarat Starship, para astronot akan diluncurkan secara terpisah di atas roket Space Launch System NASA di pesawat ruang angkasa Orion. Setelah berlabuh dengan Gateway, dua astronot akan pindah ke Blue Moon untuk melakukan perjalanan ke kutub selatan bulan selama sekitar satu minggu.
Blue Origin Bangun Sistem Pendarat untuk Astronot Misi Artemis 5


Sistem Starship milik SpaceX akan digunakan dalam Misi Artemis 3 untuk mendarat di dekat kutub selatan bulan. Peluncuran dijadwalkan tidak lebih awal dari tahun 2025, bergantung pada progress pengembangan Starship yang sedang berjalan.

Baca juga; Meledak Setelah 4 Menit Diluncurkan, SpaceX Nilai Penerbangan Starship Sukses

SpaceX juga ditugaskan untuk mendaratkan astronot pada misi Artemis 4. Sedangkan Blue Origin akan menggunakan sistem pendarat Blue Moon untuk misi Artemis 4.

Dalam laporannya tahun 2021, Senat mencatat bahwa program Sistem Peluncuran Manusia NASA tidak kekurangan dana. Anggaran NASA sebesar USD24,83 miliar pada tahun fiskal sedikit lebih banyak dari $24,8 miliar yang diminta NASA, sebagian besar kenaikannya adalah untuk konsorsium HLS.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Berhasil Ungkap Sisi Tergelap Bulan
Bulan Sejajar Terjadi...
Bulan Sejajar Terjadi Tepat di Atas Kakbah, Fenomena Ini Jadi Kalibrasi Arah Kiblat
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved