Bahas Bahaya AI, Presiden AS Panggil Bos Google dan Microsoft

Minggu, 07 Mei 2023 - 13:31 WIB
loading...
Bahas Bahaya AI, Presiden...
Presiden AS Joe Biden. FOTO/ CTV News
A A A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden berupaya membentuk peraturan dan pengawasan atas teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI).

BACA JUGA - Profesi yang Hilang Digantikan Kecerdasan Buatan

Oleh karenanya Pemerintah AS, memanggil para pemimpin terkemuka di bidang kecerdasan buatan untuk bertemu.

“Presiden dan Wakil Presiden dengan jelas (menyatakan) bahwa untuk mewujudkan manfaat yang mungkin timbul dari kemajuan AI, sangat penting untuk memitigasi risiko AI saat ini dan potensinya terhadap individu, masyarakat, dan keamanan nasional,” kata jubir Pemerintah AS seperti dilansir AFP, Minggu (7/5/2023).

Diskusi itu dihadiri Presiden Joe Biden, Wakil Presiden Kamala Harris, empat CEO perusahaan AI terkemuka, dan pejabat tinggi pemerintah yang mengawasi sektor keamanan nasional, urusan dalam negeri, perdagangan, dan kebijakan teknologi.

“Ini termasuk risiko terhadap keselamatan, keamanan, hak asasi manusia dan sipil, privasi, pekerjaan, dan nilai-nilai demokrasi.”

Biden dan Harris juga mengatakan pertemuan dengan CEO Google, Microsoft, OpenAI, dan Anthropic itu untuk membicarakan kecerdasan buatan dan efeknua

Kecerdasan buatan ditemukan di banyak platform teknologi. AI digunakan dalam mobil tanpa pengemudi, alat penilaian medis, bantuan pencarian web dan aplikasi iPhone yang memindai wajah orang dan mengubahnya menjadi emoji animasi pilihan pengguna.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved