Mengapa Tidak Boleh Melihat Gerhana Matahari Secara Langsung? Ini Bahaya yang Ditimbulkan
Kamis, 04 Mei 2023 - 15:46 WIB
loading...
A
A
A
Dikutip dari laman Sciencing, Kamis (4/5/2023), kerusakan bisa bersifat sementara atau permanen dan dapat menyebabkan gejala seperti kehilangan penglihatan, penglihatan terdistorsi atau penglihatan warna yang berubah. Durasi waktu melihat matahari yang akan menyebabkan kerusakan mata bervariasi, tetapi dalam semua kasus biasanya hanya dalam hitungan detik.
“Anda mungkin bisa menatap matahari saat gerhana selama 10 menit. Namun, dalam kurun waktu itu Anda benar-benar membakar sel-sel dari retina mata. Begitu sudah terbakar, maka tidak bisa diperbaiki lagi,” kata Vike Vicente, dokter mata anak yang berbasis Washington, kepada Washington post.
Vike Vicente menambahkan, retina tidak memiliki kepekaan terhadap rasa sakit, sehingga tidak ada sinyal atau peringatan bahwa telah terjadi kerusakan pada mata. Bahkan, efek kerusakan retina mungkin baru muncul setelah selama berjam-jam. “Ketika itu (kerusakan retina mata) terjadi, kamu akan menyesal,” ujarnya.
Baca juga; Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra, Ini Penjelasannya
Risiko kerusakan retina mata juga bisa terjadi meskipun melihat matahari menggunakan teropong, kamera, teleskop, atau kacamata gerhana. Menggunakan teropong, teleskop, atau kamera dapat meningkatkan kerusakan mata karena alat itu bertindak sebagai kaca pembesar sehingga sinar matahari mempercepat pembakaran retina.
“Anda mungkin bisa menatap matahari saat gerhana selama 10 menit. Namun, dalam kurun waktu itu Anda benar-benar membakar sel-sel dari retina mata. Begitu sudah terbakar, maka tidak bisa diperbaiki lagi,” kata Vike Vicente, dokter mata anak yang berbasis Washington, kepada Washington post.
Vike Vicente menambahkan, retina tidak memiliki kepekaan terhadap rasa sakit, sehingga tidak ada sinyal atau peringatan bahwa telah terjadi kerusakan pada mata. Bahkan, efek kerusakan retina mungkin baru muncul setelah selama berjam-jam. “Ketika itu (kerusakan retina mata) terjadi, kamu akan menyesal,” ujarnya.
Baca juga; Apa Itu Gerhana Bulan Penumbra, Ini Penjelasannya
Risiko kerusakan retina mata juga bisa terjadi meskipun melihat matahari menggunakan teropong, kamera, teleskop, atau kacamata gerhana. Menggunakan teropong, teleskop, atau kamera dapat meningkatkan kerusakan mata karena alat itu bertindak sebagai kaca pembesar sehingga sinar matahari mempercepat pembakaran retina.

Lihat Juga :