Profil Dr Geoffrey Hinton, Bapak AI Dunia yang Menyesal Membuat Kecerdasan Buatan

Rabu, 03 Mei 2023 - 09:55 WIB
loading...
Profil Dr Geoffrey Hinton,...
Dr Geoffrey Hinton adalah seorang ilmuwan komputer dan pakar kecerdasan buatan asal Kanada. Foto/Techspot
A A A
JAKARTA - Dr Geoffrey Hinton adalah seorang ilmuwan komputer dan pakar kecerdasan buatan asal Kanada. Dia dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka dalam bidang deep learning, salah satu cabang utama dalam pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan.

Baru-baru ini Dr Geoffrey Hinton menyesal pernah membuat Artificial Intelligence (AI). Padahal, dalam perkembangannya sudah banyak penggunaan AI.

Dr Hinton telah banyak berkontribusi dalam penelitian tentang neural network dan deep learning, serta merancang algoritma yang terkenal seperti backpropagation dan Boltzmann machine. Dia juga menjadi salah satu peneliti di dalam pengembangan teknologi deep learning yang saat ini digunakan secara luas, seperti dalam pengenalan suara dan gambar.

Baca juga; Menyesal Kembangkan Kecerdasan Buatan, Bapak AI Dunia Peringatkan Bahaya Bagi Manusia

Dr Hinton juga mendapatkan banyak penghargaan atas karyanya, termasuk Turing Award pada tahun 2019, yang dianggap sebagai penghargaan tertinggi dalam bidang ilmu komputer. Dia juga menjabat sebagai profesor di University of Toronto dan diangkat sebagai fellow dari Royal Society pada tahun 2010.

Dr Hinton telah membuat banyak karya penting dalam bidang kecerdasan buatan, terutama dalam cabang deep learning dan neural network. Beberapa karyanya yang paling terkenal adalah:

1. Backpropagation


Dr Hinton adalah salah satu dari beberapa peneliti yang merancang algoritma backpropagation pada awal tahun 1980-an. Algoritma ini digunakan untuk melatih jaringan saraf buatan dengan memberikan umpan balik yang diperlukan untuk memperbaiki bobot yang digunakan dalam pengambilan keputusan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Rekomendasi
Kejutan! Brasil Tersingkir,...
Kejutan! Brasil Tersingkir, Norwegia Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved