Ilmuwan Kaget Temukan 25 Ledakan Kosmik Misterius di Luar Angkasa
Kamis, 27 April 2023 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Teleskop radio seperti CHIME, yang terletak di Observatorium Astrofisika Radio Dominion, dekat Penticton, Kanada, telah menjadi bagian integral dari deteksi FRB. Dalam beberapa tahun terakhir, pengamatan telah berubah dari puluhan menjadi ribuan ledakan kosmik.
Baca juga; Unik dan Misterius, Pengalaman Spiritual Para Astronot di Luar Angkasa
“Begitulah cara CHIME memiliki keunggulan dibandingkan teleskop lain dalam hal menemukan FRB,” kata Pleunis. Salah satu aspek yang mengejutkan dari penelitian baru ini adalah penemuan bahwa banyak FRB berulang ternyata tidak aktif, menghasilkan kurang dari satu ledakan per minggu selama waktu pengamatan CHIME.
Pleunis percaya bahwa ini mungkin karena FRB ini belum diamati cukup lama untuk melihat ledakan kedua. Pengulangan FRB sangat berguna bagi para astronom karena memberikan kesempatan untuk mengamati sumber FRB yang sama dengan teleskop selain dari teleskop yang pertama kali melihatnya, memungkinkan peristiwa misterius ini dilihat dengan detail yang lebih halus.
“FRB kemungkinan dihasilkan oleh sisa-sisa ledakan kematian bintang. Dengan mempelajari sumber FRB berulang secara rinci, kita dapat mempelajari lingkungan tempat ledakan ini terjadi dan lebih memahami tahap akhir kehidupan bintang,” kata Pleunis.
Baca juga; Unik dan Misterius, Pengalaman Spiritual Para Astronot di Luar Angkasa
“Begitulah cara CHIME memiliki keunggulan dibandingkan teleskop lain dalam hal menemukan FRB,” kata Pleunis. Salah satu aspek yang mengejutkan dari penelitian baru ini adalah penemuan bahwa banyak FRB berulang ternyata tidak aktif, menghasilkan kurang dari satu ledakan per minggu selama waktu pengamatan CHIME.
Pleunis percaya bahwa ini mungkin karena FRB ini belum diamati cukup lama untuk melihat ledakan kedua. Pengulangan FRB sangat berguna bagi para astronom karena memberikan kesempatan untuk mengamati sumber FRB yang sama dengan teleskop selain dari teleskop yang pertama kali melihatnya, memungkinkan peristiwa misterius ini dilihat dengan detail yang lebih halus.
“FRB kemungkinan dihasilkan oleh sisa-sisa ledakan kematian bintang. Dengan mempelajari sumber FRB berulang secara rinci, kita dapat mempelajari lingkungan tempat ledakan ini terjadi dan lebih memahami tahap akhir kehidupan bintang,” kata Pleunis.
(wib)
Lihat Juga :