Ilmuwan Klaim Temukan Cara Kerja Kalender Maya

Sabtu, 22 April 2023 - 22:51 WIB
loading...
A A A
Merah diasosiasikan dengan timur, putih dengan utara, hitam dengan barat, dan kuning dengan selatan. Baru pada tahun 1980-an para peneliti menyadari bahwa asumsi ini salah.

Sebaliknya, putih dan kuning masing-masing dikaitkan dengan zenit dan nadir, sebuah interpretasi yang sesuai dengan astronomi. Saat Matahari terbit di timur, bergerak melintasi langit ke titik tertinggi (zenit), terbenam di barat, lalu bergerak melalui titik nadirnya untuk bangkit kembali di timur.

Baca juga; Bukti Awal Asal-usul Kalender Suku Maya Ditemukan di Piramida Guatemala

Ada petunjuk lain yang menunjukkan bahwa hitungan 819 hari dikaitkan dengan periode sinodis planet-planet yang terlihat di Tata Surya. Maya memiliki pengukuran yang sangat akurat dari periode sinodis planet yang terlihat, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

Namun, kesulitannya terletak pada mencoba mencari tahu bagaimana periode sinodis ini bekerja dalam konteks hitungan 819 hari. Merkuri itu mudah karena memiliki periode sinodis 117 hari, yang sesuai dengan 819 hari tepat tujuh kali.

Bagaimana planet-planet lainnya cocok? Ternyata masing-masing planet yang terlihat memiliki periode sinodik yang sama persis dengan jumlah siklus hitungan 819 hari. Periode sinodis Venus adalah 585 hari; yang cocok rapi dengan 7 hitungan 819 hari. Mars memiliki periode sinodik 780 hari; itu persis 20 hitungan dari 819 hari.
Ilmuwan Klaim Temukan Cara Kerja Kalender Maya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Ilmuwan Klaim Sinar...
Ilmuwan Klaim Sinar dalam Tubuh Manusia Menghilang ketika Sudah Mati
Kenapa Ilmuwan Lebih...
Kenapa Ilmuwan Lebih Pilih Menjelajahi Luar Angkasa Dibandingkan Lautan
Ahli Bedah China Pindahkan...
Ahli Bedah China Pindahkan Telinga Wanita ke Kaki selama 5 Bulan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Rekomendasi
Carlo Biado Juara Indonesia...
Carlo Biado Juara Indonesia International Open 2026
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Berita Terkini
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved