Bak Film Armageddon, China Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Hantam Asteroid Dekat Bumi
Jum'at, 14 April 2023 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Terutama, terkait kemampuan pesawat ruang angkasa penabrak yang diselipkan di dalam roket Long March 3B.
Kepala perancang program eksplorasi bulan China Wu Weiren mengatakan, setelah diluncurkan nanti setiap pesawat ruang angkasa akan mengikuti lintasan yang berbeda. Wu menyampaikan rencana misi ke CCTV China pada November 2022.
”Satu pesawat ruang angkasa akan mencapai asteroid 2019 VL5 terlebih dahulu untuk mensurvei dan mempelajarinya topografinya. Sedangkan pesawat ruang angkasa kedua akan mengikuti jalur tabrakan dengan asteroid,” ungkap Wu.
Pesawat ruang angkasa penabrak akan menghantam asteroid kecil dan kemudian menyimpang dari lintasannya 1 sampai 2 inci (3 sampai 5 sentimeter).
Penyimpangan tersebut mulanya tidak signifikan. Tetapi seiring waktu bisa meningkat menjadi 1.000 kilometer dalam waktu tiga bulan, menurut Wu.
Setelah tumbukan, pesawat ruang angkasa pengamat akan kembali untuk memeriksa asteroid. China juga telah mempersiapkan pengamatan lanjutan menggunakan teleskop berbasis darat, serta teleskop luar angkasa seperti Xuntian, lapor SpaceNews.
Siap Lindungi Bumi dari Ancaman Alien
Uji pertahanan planet China ini mirip dengan misi DART NASA, yang menabrak asteroid pada September 2022 dan berhasil mengubah lintasannya.
DART menargetkan sistem asteroid biner, bertabrakan dengan Dimorphos, asteroid selebar 160 meter yang mengorbit batuan luar angkasa yang lebih besar.
Kepala perancang program eksplorasi bulan China Wu Weiren mengatakan, setelah diluncurkan nanti setiap pesawat ruang angkasa akan mengikuti lintasan yang berbeda. Wu menyampaikan rencana misi ke CCTV China pada November 2022.
”Satu pesawat ruang angkasa akan mencapai asteroid 2019 VL5 terlebih dahulu untuk mensurvei dan mempelajarinya topografinya. Sedangkan pesawat ruang angkasa kedua akan mengikuti jalur tabrakan dengan asteroid,” ungkap Wu.
Pesawat ruang angkasa penabrak akan menghantam asteroid kecil dan kemudian menyimpang dari lintasannya 1 sampai 2 inci (3 sampai 5 sentimeter).
Penyimpangan tersebut mulanya tidak signifikan. Tetapi seiring waktu bisa meningkat menjadi 1.000 kilometer dalam waktu tiga bulan, menurut Wu.
Setelah tumbukan, pesawat ruang angkasa pengamat akan kembali untuk memeriksa asteroid. China juga telah mempersiapkan pengamatan lanjutan menggunakan teleskop berbasis darat, serta teleskop luar angkasa seperti Xuntian, lapor SpaceNews.
Siap Lindungi Bumi dari Ancaman Alien
![Bak Film Armageddon, China Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Hantam Asteroid Dekat Bumi]()
Uji pertahanan planet China ini mirip dengan misi DART NASA, yang menabrak asteroid pada September 2022 dan berhasil mengubah lintasannya. 
DART menargetkan sistem asteroid biner, bertabrakan dengan Dimorphos, asteroid selebar 160 meter yang mengorbit batuan luar angkasa yang lebih besar.
Lihat Juga :