NASA Amati Objek Aneh yang Bersinar 10 Juta Kali Lebih Terang dari Matahari
Rabu, 12 April 2023 - 08:17 WIB
loading...
Kehadiran objek aneh berupa sumber sinar-X ultraluminous yang bersinar jutaan kali lebih terang dari matahari di luar angkasa menjadi perhatian NASA. Foto/NASA/Live Science
A
A
A
FLORIDA - Kehadiran objek aneh berupa sumber sinar-X ultraluminous yang bersinar jutaan kali lebih terang dari matahari di luar angkasa menjadi perhatian NASA. Para astronom mengamati objek ini karena bertentangan dengan hukum fisika yang dikenal sebagai sumber sinar-X ultraluminous (ULX).
Objek ini memancarkan energi sekitar 10 juta kali lebih banyak daripada matahari. Jumlah energi ini melanggar hukum fisika yang dikenal sebagai batas Eddington, yang menentukan seberapa terang sesuatu dengan ukuran tertentu.
Jika sesuatu melanggar batas Eddington, para ilmuwan mengharapkannya meledak sendiri berkeping-keping. “Namun, ULX secara teratur melebihi batas ini sebanyak 100 hingga 500 kali, membuat para ilmuwan bingung,” menurut pernyataan NASA dikutip dari laman Live Science, Rabu (12/4/2023).
Baca juga; Semburan Sinar Gamma yang Sangat Kuat Menyapu Bumi
Pengamatan baru ini diterbitkan dalam The Astrophysical Journal dari Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR) NASA. Dalam pengamatan ini disebutkan melihat alam semesta dalam sinar-X berenergi tinggi, menegaskan bahwa satu ULX tertentu yang disebut M82 X-2, jelas terlalu terang.
Teori sebelumnya menyatakan bahwa kecerahan ekstrem bisa menjadi semacam ilusi optik, tetapi pekerjaan baru ini menunjukkan bahwa bukan itu masalahnya. Para astronom dulu percaya bahwa ULX bisa jadi adalah lubang hitam, tetapi M82 X-2 adalah objek yang dikenal sebagai bintang neutron.
Bintang neutron adalah sisa, inti mati dari bintang seperti matahari. Bintang neutron sangat padat sehingga gravitasi di permukaannya sekitar 100 triliun kali lebih kuat daripada Bumi. Gravitasi yang kuat ini berarti bahwa material apa pun yang ditarik ke permukaan bintang mati akan memiliki efek ledakan.
Objek ini memancarkan energi sekitar 10 juta kali lebih banyak daripada matahari. Jumlah energi ini melanggar hukum fisika yang dikenal sebagai batas Eddington, yang menentukan seberapa terang sesuatu dengan ukuran tertentu.
Jika sesuatu melanggar batas Eddington, para ilmuwan mengharapkannya meledak sendiri berkeping-keping. “Namun, ULX secara teratur melebihi batas ini sebanyak 100 hingga 500 kali, membuat para ilmuwan bingung,” menurut pernyataan NASA dikutip dari laman Live Science, Rabu (12/4/2023).
Baca juga; Semburan Sinar Gamma yang Sangat Kuat Menyapu Bumi
Pengamatan baru ini diterbitkan dalam The Astrophysical Journal dari Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR) NASA. Dalam pengamatan ini disebutkan melihat alam semesta dalam sinar-X berenergi tinggi, menegaskan bahwa satu ULX tertentu yang disebut M82 X-2, jelas terlalu terang.
Teori sebelumnya menyatakan bahwa kecerahan ekstrem bisa menjadi semacam ilusi optik, tetapi pekerjaan baru ini menunjukkan bahwa bukan itu masalahnya. Para astronom dulu percaya bahwa ULX bisa jadi adalah lubang hitam, tetapi M82 X-2 adalah objek yang dikenal sebagai bintang neutron.
Bintang neutron adalah sisa, inti mati dari bintang seperti matahari. Bintang neutron sangat padat sehingga gravitasi di permukaannya sekitar 100 triliun kali lebih kuat daripada Bumi. Gravitasi yang kuat ini berarti bahwa material apa pun yang ditarik ke permukaan bintang mati akan memiliki efek ledakan.
Lihat Juga :