Bak Bola Salju, Bumi Pernah Diselimuti Lapisan Es Selama 15 Juta Tahun

Selasa, 11 April 2023 - 20:19 WIB
loading...
A A A
Ini menunjukkan bahwa kondisi lautan yang dapat dihuni mungkin lebih luas dari yang diperkirakan sebelumnya, dan meluas ke lautan antara daerah tropis dan kutub. Kehidupan dalam bentuk organisme bersel tunggal dan bersel banyak bisa saja terlindung di lautan terbuka ini saat Bumi mencair pada akhir zaman es Marinoan.

Baca juga; Arkeolog Temukan Fakta Baru Kerangka Kuda Zaman Es yang Ditemukan di Utah

“Kami menghadirkan model Bumi Bola Salju baru di mana perairan terbuka ada di lautan lintang rendah dan menengah," kata Song. Dia menambahkan bahwa Marinoan akan diselingi dengan periode pencairan dan pembekuan dan kehidupan dapat bertahan selama 15 juta tahun.
Bak Bola Salju, Bumi Pernah Diselimuti Lapisan Es Selama 15 Juta Tahun


Algeo menambahkan, tempat perlindungan bagi kehidupan ini mungkin benar-benar telah membantu menghangatkan Bumi dan mengakhiri Zaman Es Marino. Ini karena alga di dalam air akan melepaskan karbon dioksida, dan gas rumah kaca ini kemudian akan menahan panas yang mencairkan gletser.

“Salah satu pesan umum yang bisa dibawa pulang adalah seberapa besar pengaruh biosfer terhadap siklus karbon dan iklim. Kami tahu bahwa karbon dioksida adalah salah satu gas rumah kaca terpenting. Jadi kami melihat bagaimana perubahan dalam siklus karbon berdampak pada iklim global,” kata Algeo.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai Salju Setebal...
Badai Salju Setebal 5 Meter Menimbun Bangunan di Rusia
Gudang Es Pertama di...
Gudang Es Pertama di Dunia Ditemukan, Ilmuwan: Ini Penyelamat Iklim Bumi
Salju Menyelimuti Pegunungan...
Salju Menyelimuti Pegunungan Al-Lawz di Arab Saudi
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Dua Wajah Embun Upas...
Dua Wajah Embun Upas Bromo: Anugerah Bagi Pariwisata, Tantangan bagi Petani Tangguh Tengger
Mencairnya Es Ungkap...
Mencairnya Es Ungkap Rahasia Ribuan Tahun di Pegunungan Rocky
Jangan Langsung Minum...
Jangan Langsung Minum Air Es Saat Berbuka Puasa! Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Prajurit TNI yang Tuduh...
Prajurit TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Spons Diberi Hukuman Disiplin
Es Gabus Dituding Berbahan...
Es Gabus Dituding Berbahan Spons, Ahli Gizi Buka Suara
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved