Salip NASA, Robot Khusus Buatan 300 Mahasiwa Bakal Lebih Dulu Sampai ke Bulan

Selasa, 11 April 2023 - 11:26 WIB
loading...
Salip NASA, Robot Khusus...
Rover bulan buatan mahasiswa Carnegie Mellon University akan terbang pada 4 Mei 2023 nanti. Foto/BBC
A A A
JAKARTA - Sebuah robot khusus atau rover buatan 300 mahasiswa dari Carnegie Mellon University (CMU) bakal lebih dulu sampai ke bulan ketimbang pesawat Artemis II milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau National Aeronautics and Space Administration (NASA). Direncanakan rover yang dinamakan Iris itu akan diterbangkan dari bumi ke bulan pada 4 Mei 2023 nanti.

Begitu sampai di bulan, Iris yang menurut Live Science ukurannya hanya sebesar kotak sepatu itu akan jadi rover pertama yang sampai ke bulan selama 65 tahun belakangan ini. Menariknya pembuatan dan pengiriman Iris itu justru sama sekali tidak melibatkan NASA.

Iris seluruhnya dibuat oleh mahasiswa Carnegie Mellon University. Selama proses pembuatan mereka dibantu oleh dosen serta alumni. Selama tiga tahun proses pengembangan dilakukan dan akhirnya akan menjalani prosesi penerbangan pada 4 Mei 2023 nanti.

Sebaliknya program pendaratan ke bulan milik NASA, Artemis II baru melakukan penerbangan pada November 2024. Artinya robot buatan para mahasiswa akan setahu lebih dulu sampai ke bulan.

"Kami memberikan segalanya untuk ini. Sekarang kesuksesan di bulan bergantung pada robot ini," jelas Raewyn Duvall, Program Manager for Iris dari Carnegie Mellon University.

Baca juga : Menolak Mati, Ilmuwan Yakin Kesadaran Manusia Bisa Disimpan di Komputer

Salip NASA, Robot Khusus Buatan 300 Mahasiwa Bakal Lebih Dulu Sampai ke Bulan


Datangnya Iris di bulan nanti justru akan jadi catatan menarik. Pasalnya rover itu akan lebih dulu sampai ketimbang pesawat luar angkasa Artemis II yang akan berangkat ke bulan tahun depan.

Saat itu Artemis II juga akan membawa rover khusus bernama VIPER (Volatiles Investigating Polar Exploration Rover). Hanya saja jika dibandingkan dari segi dimensi dan teknologi Iris sangat jauh berbeda dengan VIPER.

Iris hanya robot yang ukurannya sama seperti kotak sepatu. Beratnya juga hanya mencapai dua kilogram. Tugasnya pun sangat sederhana yakni hanya memotret permukaan bulan untuk kepentingan studi geografi.

Selain itu Iris juga hanya ditugaskan untuk mengirim sinyal lokasi ke bumi selama berada di bulan. Hal itu dilakukan untuk mencoba teknik lokalisasi terbaru yang sedangkan dikembangkan oleh tim Carnegie Mellon University.

Baca juga : Waspada, Pencuri Kini Bisa Gondol Mobil lewat Lampu Depan

Salip NASA, Robot Khusus Buatan 300 Mahasiwa Bakal Lebih Dulu Sampai ke Bulan


Meski sederhana capaian yang dibuat oleh 300 mahasiswa Carnegie Mellon University itu patut diapresiasi. Pasalnya mereka bisa menerapkan teknologi khusus dalam pembuatan rover dan pengirimannya ke bulan nanti.

Iris juga ditugaskan membawa instalasi seni yang disebut MoonArk. Karya seni itu merupakan kapsul waktu kecil berisi puisi, musik, gambar, dan benda-benda kecil.

Proyek spesial diharapkan bisa ditemukan oleh para penjelajah yang diprediksi akan sampai ke bulan pada 1.000 tahun ke depan.

"Inisiatif ini adalah puncak pencapaian manusia sekaligus merupakan mahakarya keahlian teknis, "kata Red Whittaker, Profesor Robotika Fredkin dan direktur Field Robotics Center.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
NASA Dikaitkan dengan...
NASA Dikaitkan dengan Rumor Gravitasi Bumi Akan Hilang Tahun Ini
NASA Pastikan Gerhana...
NASA Pastikan Gerhana Matahari Cincin Api Akan Terjadi Bulan Depan
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Mengapa Umat Islam Dianjurkan...
Mengapa Umat Islam Dianjurkan Berpuasa di Hari Asyura? Ini Penjelasannya
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Berhenti selama 50 Tahun,...
Berhenti selama 50 Tahun, AS Bakal Lanjutkan Misi ke Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved