Nintendo Gunakan Film Super Mario Bros untuk Pikat Anak-anak Muda
Selasa, 11 April 2023 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan Wired pernah menceritakan Nintendo membuat sebuah tes buat anak-anak muda sekarang mencoba game orisinal dari Super Mario Bros. Hasilnya sangat menyedihkan karena tidak ada satu pun dari mereka yang bisa menyelesaikan game Level 1.
“Kami ingin melihat seberapa sulit sebenarnya kami membuat game ini. Nyatanya kebanyakan dari mereka bahkan tidak bisa menyelesaikan level 1,” ujar Satoru Iwata, mantan Presiden Nintendo.
Dia mengatakan banyak dari anak-anak muda tersebut justru tidak paham akan konsep game yang mereka mainkan. Bahkan mereka cenderung mengabaikan buku panduan yang memang selalu diberikan kepada semua pembeli Nintendo yang ingin memainkan Super Mario Bros.
“Banyak hal yang mereka harusnya lakukan namun tidak mereka kerjakan. Benar-benar depresif,” jelas Satoru Iwata.
Gap inilah yang kemudian membuat game Super Mario Bros seakan ditingggalkan anak-anak zaman sekarang. Perbedaan konsep, ruang, dan waktu yang berbeda membuat anak-anak muda lebih ingin memainkan game yang mudah namun menggelitik rasa penasaran.
“Beda dengan dulu dimana game sangat sulit dan membuat banyak orang tetap setia memainkannya," jelas Satoru Iwata.
Baca juga : Pilih Rental Mobil Alphard atau Pajero Sport buat Lebaran, Ini Harganya
“Kami ingin melihat seberapa sulit sebenarnya kami membuat game ini. Nyatanya kebanyakan dari mereka bahkan tidak bisa menyelesaikan level 1,” ujar Satoru Iwata, mantan Presiden Nintendo.
Dia mengatakan banyak dari anak-anak muda tersebut justru tidak paham akan konsep game yang mereka mainkan. Bahkan mereka cenderung mengabaikan buku panduan yang memang selalu diberikan kepada semua pembeli Nintendo yang ingin memainkan Super Mario Bros.
“Banyak hal yang mereka harusnya lakukan namun tidak mereka kerjakan. Benar-benar depresif,” jelas Satoru Iwata.
Gap inilah yang kemudian membuat game Super Mario Bros seakan ditingggalkan anak-anak zaman sekarang. Perbedaan konsep, ruang, dan waktu yang berbeda membuat anak-anak muda lebih ingin memainkan game yang mudah namun menggelitik rasa penasaran.
“Beda dengan dulu dimana game sangat sulit dan membuat banyak orang tetap setia memainkannya," jelas Satoru Iwata.
Baca juga : Pilih Rental Mobil Alphard atau Pajero Sport buat Lebaran, Ini Harganya
.jpg)
Lihat Juga :