Ilmuwan Ungkap Penyebab Angin Topan Tidak Pernah Terbentuk di Atas Khatulistiwa

Senin, 10 April 2023 - 22:22 WIB
loading...
Ilmuwan Ungkap Penyebab...
Angin topan yang ganas yang dikenal sebagai siklon tropis hampir tidak pernah terjadi di khatulistiwa atau ekuator. Foto/NASA/Space
A A A
HONOLULU - Angin topan yang ganas yang dikenal sebagai siklon tropis hampir tidak pernah terjadi di khatulistiwa atau ekuator. Para ilmuwan mengungkapkan alasan angin topan topan atau siklon tropis tidak terbentuk di sepanjang khatulistiwa karena adanya efek Coriolis.

Gary Barnes, seorang ahli meteorologi dari University of Hawaii menjelaskan, di atas khatulistiwa sebenarnya planet dan atmosfer bergerak dengan kecepatan lebih dari 1.000 mil per jam atau 1.600 km per jam, bahkan ketika udaranya tenang. Gerakan ini mengikuti arah putaran bumi dari barat ke timur.

Lingkar bumi terbesar tepat berada di ekuator atau khatulistiwa. Ini berarti apa pun yang berdiri di ekuator bergerak lebih cepat ke arah timur, daripada apa pun yang berada jauh dari ekuator. Ini juga berarti, sesuatu yang berada di ekuator menempuh jarak yang lebih jauh daripada apa pun yang berada di utara atau selatan bumi dalam waktu yang sama.

Baca juga; BMKG Sebut Siklon Tropis Surigae Jauhi Wilayah Indonesia

Jika udara bergerak dari khatulistiwa ke utara, maka udara itu juga tetap mengalir dengan cepat ke arah timur dibandingkan dengan lingkungan barunya. Ini berarti udara yang bergerak dari khatulistiwa ke utara akan tampak membelok ke kanan.

Sebaliknya, udara yang mengalir dari khatulistiwa ke selatan akan tampak menyimpang dengan putaran ke kiri. Di belahan bumi utara, udara yang berputar ke kanan akan menciptakan gerakan berputar berlawanan arah jarum jam dan sebaliknya di belahan bumi selatan udara bergerak searah jarum jam.

Fenomena ini, kata Barnes, dikenal sebagai efek Coriolis. Gerakan ini membantu mengendalikan arah putaran siklon tropis menjauhi khatulistiwa menuju utara atau selatan Bumi. Akibatnya, siklon tropis jarang terbentuk di dekat khatulistiwa.
Ilmuwan Ungkap Penyebab Angin Topan Tidak Pernah Terbentuk di Atas Khatulistiwa


“Perputaran angin yang tampak sangat lemah di dekat khatulistiwa ini, menjadi lebih kuat saat menjauh ekuator. Sangat jarang siklon tersebut terbentuk dalam jarak dekat (beberapa derajat) dari garis katulistiwa,” kata Barnes dikutip SINDOnews dari laman Space, Senin (10/4/2023).

Baca juga; Siklon Tropis Akan Hancurkan Eropa Dalam 5 Dekade Mendatang

Namun, ada pengecualian ketika terjadi Siklon Tropis Vamei pada tahun 2001 di Laut China Selatan yang lokasinya dalam 2 derajat dari garis khatulistiwa. Satu derajat garis lintang mencakup wilayah sekitar 69 mil atau 111 kilometer.

“Tetapi sirkulasi yang baru lahir sebenarnya terbentuk lebih awal, lebih jauh dari garis khatulistiwa,” katanya. Para ilmuwan memperkirakan angin yang berinteraksi dengan wilayah pulau di kepulauan Indonesia mungkin telah menghasilkan rotasi sehingga memunculkan siklon tropis Vamei.

Paul Roundy, seorang ilmuwan atmosfer di University of Albany di New York menambahkan, perubahan iklim tidak secara signifikan mempengaruhi rotasi Bumi. “Jadi tidak akan berdampak langsung pada kemungkinan badai melintasi garis khatulistiwa,” kata Roundy.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Polri: Frans Antoni...
Polri: Frans Antoni Diduga Otak Cuci Uang Hasil Narkoba Fredy Pratama
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved