Investor AI Sebut Chat GPT-4 Lebih Berbahaya dari Senjata Nuklir
Senin, 10 April 2023 - 14:37 WIB
loading...
A
A
A
"Saya seorang investor di dua perusahaan AGI dan berteman dengan puluhan peneliti yang bekerja di DeepMind, OpenAI, Anthropic, dan Google Brain. Hampir semua dari mereka khawatir," ungkap Sabeti.
Baca juga: Cara Menggunakan ChatGPT dengan Bahasa Indonesia
Lebih lanjut, dia mengatakan, ancaman terhadap AI jauh lebih besar dari tenaga nuklir. Seperti yang diungkapkan oleh Elon Musk, pada 2018. Bahwa dengan AI, mereka sedan memanggil iblis.
Dia juga mengutip makalah penelitian Microsoft yang mengatakan, kinerja GPT-4 sangat dekat dengan manusia.
"Makalah itu berbunyi, kami menunjukkan bahwa GPT-4 dapat menyelesaikan tugas-tugas baru dan sulit yang mencakup matematika, pengkodean, visi, kedokteran, hukum, psikologi, dan lainnya, seperti manusia," pungkasnya.
Baca juga: Cara Menggunakan ChatGPT dengan Bahasa Indonesia
Lebih lanjut, dia mengatakan, ancaman terhadap AI jauh lebih besar dari tenaga nuklir. Seperti yang diungkapkan oleh Elon Musk, pada 2018. Bahwa dengan AI, mereka sedan memanggil iblis.
Dia juga mengutip makalah penelitian Microsoft yang mengatakan, kinerja GPT-4 sangat dekat dengan manusia.
"Makalah itu berbunyi, kami menunjukkan bahwa GPT-4 dapat menyelesaikan tugas-tugas baru dan sulit yang mencakup matematika, pengkodean, visi, kedokteran, hukum, psikologi, dan lainnya, seperti manusia," pungkasnya.
(san)
Lihat Juga :