3.000 Karya Seni Perunggu Benin Ditemukan dari Bangkai Kapal Atlantik
Jum'at, 07 April 2023 - 23:47 WIB
loading...
A
A
A
Manillas sangat dihargai di Afrika, dengan berbagai jenis diperdagangkan di antara orang-orang yang berbeda, kemudian dibuat menjadi patung. Kemudian, pada tahun 1897, pasukan Inggris menginvasi Benin sebagai bagian dari ekspedisi militer, mengubah istana kerajaan Benin menjadi puing-puing.
![3.000 Karya Seni Perunggu Benin Ditemukan dari Bangkai Kapal Atlantik]()
Inggris menyita Perunggu Benin sebelum menjualnya ke museum di seluruh Eropa dan AS. Nigeria dan Pemerintah Negara Bagian Edo telah lama mengajukan petisi untuk mengembalikan karya seni tersebut, yang koleksi terbesarnya ada di British Museum di London.
Untuk melacak asal muasal cincin tersebut, para peneliti melakukan analisis kimia pada 67 manillas yang ditemukan di lima bangkai kapal Atlantik. Penemuan ini membentang dari Selat Inggris ke Cape Cod, Massachusetts, dan di situs penggalian darat di Ghana, Sierra Leone, dan Swedia.
Baca juga; Bangkai Kapal Terbesar dari Dinasti Qing Ditemukan di Dasar Sungai Yangtze
Para peneliti membandingkan unsur-unsur yang ditemukan di dalam manillas, bersama dengan rasio isotop timbalnya, dengan yang ada di dalam Perunggu Benin. Para ilmuwan menemukan bahwa keduanya mirip dengan bijih yang terletak di Rhineland Jerman. Mereka menerbitkan penemuan ini di jurnal PLOS One pada 5 April 2023.

Inggris menyita Perunggu Benin sebelum menjualnya ke museum di seluruh Eropa dan AS. Nigeria dan Pemerintah Negara Bagian Edo telah lama mengajukan petisi untuk mengembalikan karya seni tersebut, yang koleksi terbesarnya ada di British Museum di London.
Untuk melacak asal muasal cincin tersebut, para peneliti melakukan analisis kimia pada 67 manillas yang ditemukan di lima bangkai kapal Atlantik. Penemuan ini membentang dari Selat Inggris ke Cape Cod, Massachusetts, dan di situs penggalian darat di Ghana, Sierra Leone, dan Swedia.
Baca juga; Bangkai Kapal Terbesar dari Dinasti Qing Ditemukan di Dasar Sungai Yangtze
Para peneliti membandingkan unsur-unsur yang ditemukan di dalam manillas, bersama dengan rasio isotop timbalnya, dengan yang ada di dalam Perunggu Benin. Para ilmuwan menemukan bahwa keduanya mirip dengan bijih yang terletak di Rhineland Jerman. Mereka menerbitkan penemuan ini di jurnal PLOS One pada 5 April 2023.
(wib)
Lihat Juga :