Bukan Rolex, Ini Jam Tangan yang Digunakan Neil Armstrong ke Bulan
Jum'at, 07 April 2023 - 21:18 WIB
loading...
A
A
A
Dari 10 merek itu, hanya empat yang menjawab panggilan NASA, yakni Omega, Longines-Wittnauer, Rolex dan Hamilton. Namun, Hamilton mempresentasikan arloji saku, dan dengan demikian didiskualifikasi karena tidak mematuhi spesifikasi NASA.
Baca juga: Stasiun Luar Angkasa Internasional Rusak Terkena Puing Luar Angkasa
"Jam-jam tangan lainnya adalah Rolex 6238 "pre-Daytona," Longines-Wittnauer 242T, dan Omega Speedmaster. Jam tangan ini lalu menjalani serangkaian pengujian yang ketat. Uji coba jam tangan NASA pada dasarnya adalah program penyiksaan untuk jam tangan yang bersangkutan," paparnya.
Mereka mulai dengan pengujian suhu ekstrem untuk mensimulasikan iklim bulan yang intens, di mana suhu berkisar dari minus 260 derajat fahrenheit hingga lebih dari 260 derajat fahrenheit.
Selanjutnya, mereka mengevaluasi kemampuan jam tangan untuk menahan fluktuasi suhu dan tekanan untuk mensimulasikan perubahan gravitasi tambahan. Jam tangan kemudian dimasukkan melalui putaran penilaian lain untuk mensimulasikan perubahan kelembaban dan gravitasi.
Langkah selanjutnya adalah tes kejut. Akhirnya, ini diikuti oleh uji akselerasi, uji dekompresi dan satu uji tekanan tinggi terakhir.
Baca juga: Hancur, Pesawat Luar Angkasa Hanya Bisa Bertahan Dua Jam di Planet Venus
Baca juga: Stasiun Luar Angkasa Internasional Rusak Terkena Puing Luar Angkasa
"Jam-jam tangan lainnya adalah Rolex 6238 "pre-Daytona," Longines-Wittnauer 242T, dan Omega Speedmaster. Jam tangan ini lalu menjalani serangkaian pengujian yang ketat. Uji coba jam tangan NASA pada dasarnya adalah program penyiksaan untuk jam tangan yang bersangkutan," paparnya.
Mereka mulai dengan pengujian suhu ekstrem untuk mensimulasikan iklim bulan yang intens, di mana suhu berkisar dari minus 260 derajat fahrenheit hingga lebih dari 260 derajat fahrenheit.
Selanjutnya, mereka mengevaluasi kemampuan jam tangan untuk menahan fluktuasi suhu dan tekanan untuk mensimulasikan perubahan gravitasi tambahan. Jam tangan kemudian dimasukkan melalui putaran penilaian lain untuk mensimulasikan perubahan kelembaban dan gravitasi.
Langkah selanjutnya adalah tes kejut. Akhirnya, ini diikuti oleh uji akselerasi, uji dekompresi dan satu uji tekanan tinggi terakhir.
Baca juga: Hancur, Pesawat Luar Angkasa Hanya Bisa Bertahan Dua Jam di Planet Venus
Lihat Juga :