6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka

Rabu, 05 April 2023 - 14:32 WIB
loading...
6 Hewan Paling Mematikan...
Afrika yang sangat luas merupakan rumah bagi 1.100 mamalia, 350 reptil, 2.300 burung, dan sejumlah besar serangga. Foto/wildestofficial
A A A
JAKARTA - Afrika yang sangat luas merupakan rumah bagi 1.100 mamalia, 350 reptil, 2.300 burung, dan sejumlah besar serangga. Termasuk di dalamnya berbagai macam mamalia besar, predator agresif, ular berbisa, dan serangga.

Sebagian besar hewan tidak berbahaya bagi manusia karena tidak ingin menyerang atau memangsa manusia. Namun, semua hewan liar didorong insting kuat akan melawan jika merasa terancam, termasuk menyerang manusia.

Untungnya, hewan paling berbahaya di Afrika hanya ditemukan di taman nasional dan kawasan satwa liar. Berikut 6 hewan paling mematikan di Afrika dirangkum SINDOnews dari laman rif.org, africanoverlandtours, dan wildestofficial.

1. Kuda Nil

6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka


Kuda nil tinggal di dan sekitar air di Afrika. Dikenal sebagai satwa yang sangat teritorial dan secara agresif melindungi wilayah mereka dari berbagai ancaman. Kuda kuda nil dapat berlari 32 km per jam dan memiliki rahang besar dengan gading 20 inci yang terlihat seperti gigi besar. Kuda kuda nil membunuh sekitar 3.000 manusia setiap tahun.

Baca juga; Begini Cara Kuda Nil Mengusir Musuhnya, Bikin Jijik Tapi Ampuh

2. Buaya Nil

6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka


Buaya sungai nil merupakan binatang buas yang menakutkan dan dapat tumbuh hingga 4,8 meter panjangnya dan beratnya sekitar 226,7 kg. Manusia dan buaya nil sering berbagi habitat yang sama, berarti buaya dan manusia sering bertemu satu sama lain. Buaya Nil bertanggung jawab atas pembunuhan setidaknya 3.000 orang per tahun di Afrika.

Baca juga; Apa Perbedaan Buaya dan Aligator?

3. Lalat Tsetse

6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka


Lalat tsetse adalah pengisap darah. Sekilas tidak terlihat jauh berbeda dari lalat rumah biasa. Lalat tsetse membawa parasit yang menyebabkan Penyakit Tidur dan jika tidak diobati menyebabkan kematian. Lalat tsetse bertanggung jawab atas sekitar 10.000 kematian manusia setiap tahun.

Baca juga; Untuk Melihat, Lalat Ternyata Menggerakkan Retina Bukan Matanya

4. Mamba Hitam

6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka


Ular mamba hitam adalah salah satu ular paling berbisa di dunia. Jumlah racun dalam setiap gigitan cukup untuk membunuh 12 pria dewasa dalam waktu satu jam. Ular mamba hitam juga dikenal suka mengejar orang dan bisa bergerak secepat 19,3 km per jam. Ular mamba hitam bisa tumbuh sepanjang 2,4 meter sehingga menjadi salah satu ular yang paling ditakuti di Afrika.

Baca juga; Kandungan Racun Ular Black Mamba Bikin Korbannya Vertigo hingga Lumpuhkan Pernapasan

5. Puff Adder

6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka


Puff Adder adalah spesies ular beludak atau viper yang mampu berkamuflase dengan lingkungan sekitar. Ular ini merupakan salah satu ular paling mematikan di Afrika dan bertanggung jawab atas pembunuhan paling banyak manusia setiap tahunnya. Meskipun tidak diketahui secara pasti berapa banyak orang yang dibunuh, diperkirakan jumlahnya mencapai 30.000 orang setiap tahun.

Baca juga; Viral Pertarungan 2 Reptil Berbisa, Raja Timur Menyantap Ular Derik

6. Nyamuk

6 Hewan Paling Mematikan di Afrika, Nomor Terakhir Tak Disangka


Nyamuk memang hewan terkecil, namun paling mematikan dibandingkan hewan buas lainnya. Nyamuk yang membawa penyakit sudah membunuh lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Penyakit-penyakit tersebut antara lain Malaria, Demam Berdarah, dan Demam Kuning. Malaria sendiri membunuh lebih dari 3.000 anak Afrika setiap hari.

Baca juga; Nyamuk dan Masalah Kesehatan
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
Rekomendasi
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Berita Terkini
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved